Server mailing list RantauNet berjalan atas sumbangan para anggota, simpatisan dan semua pihak yang bersedia membantu. Ingin menyumbang silahkan klik: http://www.rantaunet.com/sumbangan.php ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Waalaikumsalam.Wr.Wb. Mak Sutan Sinaro ( saya panggil mamak,biar lebih dekat,jelas mak Sutan,saya jauh lebih muda dari mamak,umur saya saja baru 34 thn koq,hampir sama,bahkan banyak yang seumur saya di RN ini,baik lelaki,apalai nan padusi,cuman saja,mungkin banyak yang belum tahu umur saya,sehingga sering sekali saya di panggil uni. Ngak papa,meski sebenarnya walaupun menurut yang memanggil saya uni hanya karena rasa penghormatan terhadap ilmu agama saya,saya merasakan ( ini sejujurnya dari lubuk hati yang terdalam ),kalau saya lebih senang di panggil " Adek ",atau " nama saja mo Ima,atau rahima ".biar terasa lebih dekat,juga rasa tawadhuk,semakin bersemayam di hati saya,dan saya juga menghormati yang lebih tua dari saya,karena bagaimanapun saya merasakan tidak ada arti apa-apanya bila di bandingkan uda-uda,uni-uni,bundo2,mamak2,yang ada di RN ini. Sering sekali saya di katakan orang pintar,pada dasarnya,kalaulah semua tahu,betapa bodohnya saya,dan betapa saya sering menangis di hadapan khalik,hampir setiap malam,terasa sekali kelemahan dan kekurangan diri saya,tapi tak seorangpun mengetahui gemelut jiwa yang saya rasakan,orang hanya melihat sisi luar,karena dalam berdiskusi saya suka bertahan akan pendapat saya,juga dalam postingan2 yang saya kemukakan,seolah-olah menampakkan saya ini berilmu,padahal tidaklah demikian adanya. Kalau di ukur ilmu saya,benar-benar belum bisa di acungkan jempol,dan ini pasti sampai mati akan saya rasakan,saya tidak tahu kenapa,semakin saya mengetahui ilmu yang baru saya dapatkan,semakin terasa sekali kekurangan dan rendahnya diri ini,wajar sekali Allah mengatakan " Wamaa utiitum minal ilmi illa qaliiilaa,..Dan kami tidak berikan pada kamu ilmu itu selain hanya sedikit saja,ini benar sekali,saya sudah rasakan semua itu,jadi benar2 tak ada yang pantas kita banggakan dari apa yang kita miliki di dunia ini. Tidakkan mungkin sudah seusia tua 34 tahun ini dan sudah punya anak 5 orang,saya masih mau menuntut ilmu,bertanya dan belajar pada ustadz-ustadz,bahkan tak jarang saya sangat suka membaca postingan dari yang lebih tua dari saya di RN ini,ataupun yang muda,namun postingannya berarti dan punya makna yang dalam,sehingga sering sekali timbul dalam benak saya,betapa hebatnya orang ini,betapa pintar dan tawadhuknya ia,saya iri,sehingga saya suka mencontoh yang baik itu. Wah,..keterangan dari mak Sutan Sinaro ini semakin menambah ilmu bagi saya.Kalau begitu semua benar.Apakah Kairo itu terletak diutara,atau Selatan,dan Aswan itu terletak di Selatan atau utara,baik dari suami saya,ataupun da Firnadez ,kedua-duanya benar. Saya kira memang benar-benar menarik juga masalah Utara Selatan,Atas bawah ini.Kalau di pikir-pikir bumi itu kan berputar,memang bisa sajakan sekali kita berada di Selatan,lain kali kita berada di Utara.( Kalau gitu perlu memang ada yang jadi astronot diantara orang RN ini ,dan betapa enaknya mereka yang bergelut dalam bidang ini. Bahkan yang cukup mengagumkan saya,anak saya yang baru berumur 6 tahun sudah tanya begini pada saya." Mama..bumi itu kan bulat,..kita berada di atas bumi itu,lantas kenapa kita tidak jatuh,dan kenapa air laut ngak kemana-mana ,atau banjir.." Saya jawab aja : " Karena ada gaya gravitasi bumi ",yaitu daya tarik bumi,sehingga kita tidak jatuh,begitupun air laut,ataupun air sungai .Mereka masih belum faham apa itu gravitasi bumi,lantas saya terpaksa ambil contoh " besi magnet " itu . ( syukurnya Allah bukakan pikiran saya untuk menjawab pertanyaan anak saya yang baru kls 1 SD ketika itu ,langsung saya ingat magnet,kalau tidak kan sulit juga menjelaskan pada mereka,gimana caranya koq kita bisa bertahan di kulit bumi ini ). Setelah mereka lihat magnet itu saya letakkan di suatu benda,dan ternyata bendanya juga tidak jatuh barulah mereka faham,begitulah keadaan manusia di dunia ini.Dan disanalah saya mengajarkan ini semua atas kuasa Allah,bisa saja kalau Allah mau menghancurkan bumi ini kelak,kita akan hancur dan mati semua,dan ini namanya kiamat,seperti mamanya saat memegang besi magnet itu,kalau mama mau,di hancurkan benda yang mama pegang itu.Begitu jugalah Allah terhadap bumi,langit dan manusia,kalau Allah berkehendak kita akan hancur,bumi,langitpun hancur. Pertanyaan mereka berlanjut terus,sampai kalau kita mati gimana,kemana,sehingga saya menjelaskan bahwa nantik ada yang masuk syorga,kalau ia baik amalannya di dunia,tidak jahat pada manusia dan binatang ,tidak durhaka pada ortunya,tapi masuk neraka,kalau jahat,durhaka pada orang tua,jahat pada orang lain,dan sebagainya. Alhamdulillah mereka sudah mengerti semua itu.itu sebabnya mereka gampang sekali di suruh shalat,baca Al Qur'an dan baik pada baba mamanya serta teman-temannya dan orang lain,termasuk pada binatang.Dan tak jarang justru anak sendiri yang sering mengingatkan ortunya akan shalat kalau sudah dengar adzan ,berkata yang baik,seperti kata-kata : " " Permisi ",ganti dari kata " Awas !! ",Tolong " dari pada kata " perintah langsung " dan sebagainya,mereka mengetahui semua itu tanpa kita capek-capek lagi mengajarkannya,karena benar Allah yang mengajarkan manusia,kita sebagai ortunya hanyalah sebagai pembimbing dan pembuka kuncinya saja,setelah itu mereka bisa berfikir dan sadar sendiri ,mana baik dan buruk itu.Tidak susah sebenarnya mendidik anak menuju ke arah yang baik itu,asalkan dari awal sudah kita arahkan.Itu saja kuncinya. Bagaimanapun anak-anak pada dasarnya sejak dari maksimal,kelas satu SD sudah bisa tulis baca Al Qur'an dan bacaan shalat dengan fasih.tetapi saya heran,sewaktu saya mengajar,kenapa sudah setingkat SLTA,bahkan bisa lebih dari itu,ngak bisa tulis baca Al Qur'an ? benar-benar Ironis sekali,dimana letak kesalahan semua ini,ini harus di berantas dan di kikis habis,jangan ada lagi di Sumbar hal semacam ini.Para ortu haruslah menyadari semua ini. Mak Sutan Sinaro,terimakasih atas pujiannya,moga-moga saya dapat mempertahankannya,sampai akhir hayat saya kelak,dan tidak membuat saya sombong atau bangga dengan pujian ini,tetapi justru tantangan bagi saya untuk tetap menjadi istri yang shalihah bagi suami saya. Wajah saya memang tidak cantik,tapi ngak pula jelek,sedang-sedang aja,semua sudah lihat foto saya.Dan memang ketika saya tanyakan suami saya mengapa memilih saya dari wanita2 yang datang melamar beliau segitu cantiknya,kaya bintang flm semua ( ini jujur,bukan bohong benar semuanya cantik sekali ).Beliau jawabnya apa..? " Kecantikan luar itu tidaklah kekal,muka bisa peyot,dan bisa saja ia cantik,tapi tingkahnya mengesalkan dada dan hati sang suami,bikin sakit jantung jadinya,tapi tatkala itu beliau melihat saya alim,pintar,dan penyayang pada sesama,rajin sekali membantu orang siapa saja,ringan tangan kalau di dapur . Ini menurut penuturan beliau.Bukan maksud apa-apa saya ceritakan ini,tapi saya salut juga atas pilihan beliau ini hanya karena tiga hal yang menurut beliau saya miliki " Alim ( agama kuat ),Pintar dan Penyayang ".Dan suatu hal yang luar biasa,sayapun dulu mau menerima beliau ini karena tiga hal itulah.Padahal yang melamar saya juga banyak,yang ganteng-ganteng,kaya dan sebaginya itu.Mungkin sudah jodoh kali,saya tertarik dengan beliau. satu keuntungan kalau kita memilih pendamping hidup kita dari sudut agamanya ,adalah paling tidak menghindari kita dari berbuat yang jahat,seperti contoh kecil saja " Korupsi ".Di KBRI tempat suami saya bekerja,adalah tempat basah,bisa saja,kalau kita mau kita bisa ambil duit negara itu tanpa di ketahui oleh siapapun manusia,kita bisa kaya dan banyak duit. Tapi alhamdulillah,rasa takut pada Allah dan Qanaah terhadap apa yang di miliki,biarpun sedikit asalkan halal dan berkah,ketimbang banyak daripada hasil korupsi milik masyarakat.Ini suatu keuntungan bagi suami saya ( menurut beliau ). Coba kalau uda dapat istri yang tamak,dan mata duitan,bisa saja tanpa disadari ,karena kebutuhan ekonomi keluarga dan dorongan istri dan keluarga membuat uda terpaksa dan tanpa disadari telah jatuh kelobang kenistaan yang banyak di miliki oleh mereka yang duduk di pemerintahan. Maaf ini saya sampaikan,bukan maksud apa-apa,saya hanya menginginkan masyarakat kita ,terutama para istri / suami ,agar semua kita menyadari,jadilah istri/ suami yang qanaah dan sabar serta istri yang baik terhadap suami kita,paling kurang,begitupun sebaliknya . Keinginan saya memang sangat kuat untuk membangun masyarakat beragama Islam yang baik,tanpa mengesampingkan kehidupan duniawi ( kita ummat Islam,harus hidup berkecukupan,kalau bisa lebih,sehingga tidak ada lagi tanggapan non Muslim,Islam itu identik dengan kemiskinan,kita harus kaya,dan mampu dalam bidang ekonomi,Islam itu menganjurkan kita cari penghidupan yang layak koq, ) . Dan tentu semua ini di mulai dari yang kecil yaitu keluarga.Sekali lagi apa yang saya sampaikan ini bukan maksud apa-apa hanya sekedar himbauan dan keinginan yang tulus dan ikhlas buat diri saya sendiri,keluarga saya dan juga kita semua. wassalam.Rahima. --- Sutan Sinaro <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Rahima <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Koq air dari Selatan ke Utara ,bukankah utara itu > diatas selatan itu di bawah,masak air datang dari > bawah..? > > Assalamu'alikum.w.w. > > Membaca pergelutan debat Rahima jo suaminyo, > taragak pula saya > ikut nimbrung walaupun urang lapau bukan scientist. > > Baiko Rahima (maaf kok salah imbau, saya rasa Rahima > lebih muda). > Atas bawah dalam peta bumi tu hanyalah orientasi > yang dibuat orang. > Kebetulan utara terletak di atas. Kalau dibalik bisa > sajo. > (Ada peta bumi yang saya lihat berorientasi terbalik > begini). > Kalau kita lihat bumi sebagai planit, (aratinyo > ruang angkasa nan kito cingek). > Nan ma nan ateh, nan ma nan bawah, indak jaleh. Cuma > kebiasaan orang meletakkan > kutub utara sebelah atas menurut pandangan kita > (orientasi kepala kita ke atas). > Kalau dibalikpun tidak salah. Kutub selatan dari > bola bumi kalau di letakkan di atas > tidak salah karena ketentuan itu hanya sebagai suatu > definisi atau acuan. > Dan seringkali titik zenit diletakkan di atas dan > nadir di bawah (menurut orientasi > kepala kita, sebetulnya gambar yang ditangkap mata > juga terbalik). Kalau dibalik bisa > saja, tapi sang guru yang mengajarpun akan bingung > jika demikian. > Lalu timbul pertanyaan mana atas dan mana bawah > ?. > Jawabnya, Karena bumi itu bulat (tidak sepenuhnya > bulat) seperti bola, dan > kita berada di kulitnya, maka atas dan bawah harus > ditentukan berdasarkan > referensi. Dima rerensinyo kok bitu ?. Nan paling > bijak maambiak referensi > untuk sebuah bola tentu pusatnya. Kalau diukua dari > pusek bumi, bisa sajo, > utara (dari tempat kita berdiri) sebelah atas, atau > sebaliknya. Oleh sebab itu > sungai-sungai dapat saja mengalir ke utara atau ke > selatan, ke barat atau ke timur > seperti sungai-sungai di sumatera. (asahan agak ke > utara kalau saya tak silap, Way > tulang bawang ke selatan kalau saya tak silap, > Batang kuranji ke barat, > sungai kampar ke timur). > Tapi hal ini menarik, karena kalau diteruskan > akan dapat pulo membuat kita > menjadi astronomer. he he he. > Tak lupa saya ucapkan tahniyah kepada dik Rahima, > karena membaca tulisan > jawaban pada saudara Heri Tanjung (seminggu > perjalanan 3). Sungguh beruntung suami > anda mendapatkan anda. Karena Rasulullah mengatakan, > "Di dunia ini banyak perhiasan > (harta benda, kedudukan pangkat dan sebagainya), > tetapi sebaik-baik perhiasan adalah > wanita yang Shaleh. (Maaf, ini bukan sanjungan, > tapi ajakan pada semua pihak, teruta > ma yang muda-muda, kok mancari, jan rancaknyo sajo, > tapi utamakanlah agamanya, > kok batanyo kalian ka ambo, lah banyak nan ambo > raso(baa marasainyo) baa > bana paralunyo agama ko bagi seorang isteri). > > Wabillahil hidayah wat taufiq > Wassalamu'alaikum wa rahmatullah > > St. Sinaro. > > > > > > --------------------------------- > Do you Yahoo!? > New Yahoo! Photos - easier uploading and sharing __________________________________ Do you Yahoo!? New Yahoo! Photos - easier uploading and sharing. http://photos.yahoo.com/ ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Ingin memasarkan produk anda di web RantauNet http://www.rantaunet.com Hubungi [EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED] ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php ---------------------------------------------------- Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php ========================================

