Server mailing list RantauNet berjalan atas sumbangan para anggota, simpatisan dan 
semua pihak yang bersedia membantu. Ingin menyumbang silahkan klik: 
http://www.rantaunet.com/sumbangan.php
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Assalamu'alaikum wr.wb.
Sato pulo ciek,
Mambaco kisah bersambung Rahima, mengembalikan nostalgia kami sekeluarga ke
Sungai Nil tahun 1970-an. Lapeh taragak jo Nil Al-Azraq wal Al-Akhdar.
Memang benar pendapat adinda A. Rahim, bahwa sungai Nil itu alirannya
terbalik (sungsang, kecek Minang) dari sungai-sungai lain di dunia. Inilah
keistimewaan sungai Nil. Kalau sungai-sungai kita di Indonesia  bermuara di
Selatan, sungai Nil adalah kebalikannya yaitu bermuara di Utara
(Iskandariah/Alexandria). Pernah menjadi pertanyaan dalam acara "Man
sayarbah million...Who won to million di Channel TV MBC.
Saya juga pernah mengalami mengarungi sungai Nil dengan kapal dari Aswan,
Luxor sampai Cairo terus ke Iskandariah. Asyik memang... dan kenangan ke
masa 30 tahun lalu membuat saya dan istri merenung, kapankah bisa dapat
kembali meminum air sungai Nil yang bening dan jernih? dapatkah kembali
menulis di bangku tembok pinggiran Sungai Nil di Manial dan Raudhah atau
dibawah Cairo Tower dan di Qanatir Khairiyah, atau juga menyaksikan tari
khas Mesir sambil makan  burung dara di Kapal Pesiar di Giza. Juga memancing
di pinggir Nil di Ma'adi atau bisa kembali duduk di Press Center dan
mengudara lagi di Radio Cairo (buat Uni).Yaa Rab...Tasmahuly 'audah marratan
Tsaniyah...3 orang anak kami Razi, Ami dan Irfan lahir dipinggir Sungai
Nil.. di Dokki, Giza, tidak jauh dari Pyramida. Ambo takana dulu wakatu
meresmikan
bendungan raksasa Sad El-Aly di Aswan, Bahr Al-Nasser (1975) meliput berita
untuk LKBN Antara
diundang dek Press Center, kami rombongan wartawan naik pesawat
berbaling-baling 4 buatan Rusia.
Alhamdulillah Ima, kami pun sudah melihat pula Bendungan Sad Al-Assad (Bahr
Al-Assad) di Sungai Ephurat
di Der Az-Zour, Syria utara, dekat perbatasan Turki. Konon antara Nil dan
Ephurat terdapat nanti
dalam surga.
Oh ya, Ima dan Rahim, kami lupa memberitahukan bahwa tahun ini (sudah di
Cairo) ada 6 orang mahasiswa baru Al-Azhar alumni Sumatera Thawalib Parabek,
Bukittinggi. Tolong dibantu ..ya, kami dengar Ulyadi masih di kampung, tapi
belum bertemu. Thawalib Parabek berharap bahwa Ulyadi bisa mengikuti jejak
adinda Rahima, demikian juga yang lainnya.
Insya Allah Parabek tahun depan akan kirim lagi ke Cairo.
Wassalam dan salam buat adik-adik di Sungai Nil. Kullu 'aam antum bikhair...
Uda Zul dan Uni Yus

----- Original Message -----
From: "Rahima" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Tuesday, December 09, 2003 8:49 PM
Subject: RE:( 2 ) [RantauNet.Com] Seminggu Perjalanan ( 3 )

--dikarek disiko ---


~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Ingin memasarkan produk anda di web RantauNet http://www.rantaunet.com 
Hubungi [EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php
----------------------------------------------------
Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: 
http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php
========================================

Kirim email ke