|
Minggu kemarin saya mendengar ceramah
dari bapak Quraish Shihab lewat TV Metro dan kebetulan menyinggung pembicaraan
mengenai kalimat di bawah seperti yang ditulis Isna "...............Allah swt
tidak pernah mungkir dengan janjinya................., maka jalan keluar juga akan diberikanNya, syaratnya
dekatkanlah diri terus menerus dengan sunguh-sungguh kepadaNya.
Mudah-mudahan Allah melimpahkan kasih sayangNya ................"
Ini hanya "sharing" pengetahuan
saja yang baru saya dapat dari bpk Quraish yang menyatakan bahwa kalimat di atas
sering diartikan bahwa "mendekatkan diri terus menerus dengan
sungguh-sungguh kepada NYa" dengan beranggapan bahwa cara berpikir Allah itu
sama dengan manusia sehingga kata-kata "mendekatkan diri terus-menerus dengan
sungguh-sungguh" dimaknai seperti bayi yang mendekatkan mulutnya ke puting susu
ibunya. Si bayi hanya mengharapkan keibaan hati dari si ibu dengan
cara mendekati terus menerus dan sungguh-sungguh. Padahal bukan begitukan
........... karena syaidina Umar pernah memarahi seseorang yang kerjanya
hanya mendekati diri kepadaNYa dengan hanya berdoa terus-menerus di dalam mesjid
tanpa ada usaha duniawi.
Salam
MII
|
____________________________________________________ Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://groups.or.id/mailman/options/rantau-net ____________________________________________________
