Server mailing list RantauNet berjalan atas sumbangan para anggota, simpatisan dan 
semua pihak yang bersedia membantu. Ingin menyumbang silahkan klik: 
http://www.rantaunet.com/sumbangan.php
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~


Assalamulaikum WW
 

Kalau itu bukan hukum adat, tapi hukum kerelaan.

Lantas hukum adat terhadap harta warisan pencarian
ortu itu sendiri bagaimana mak Darul,boleh dijelaskan
pada kita-kita di sini,apakah seperti harto pusako
tinggi juo,diagiah sadonyo ka anak nan padusi ?


Kalau nan laki-laki rela,serela-relanya,indak jo
pamaksaan,atau dek karano adat,ambo iyo ibo juo ka
laki-laki.

Bagi ambo pribadi,bila saja kami ortunya punya harta
lumayan,dapat diberikan pada anak-anak,akan kami
bagikan sesuai jo peraturan warisan nan di tantukan
oleh ugamo kito.Lepas amanah dan hutang serta tanggung
jawab,dunia akhirat.


Hanya sajo,bila sang anak lelaki memang secara
keridhaan dan keikhlasan yang datang dari dirinya
sendiri,untuk memberikan haknya pada saudara nya yang
padusi,silahkan saja,yang penting kita sebagai ortu
sudah adil seadil-adilnya dan membagi harta warisan
itu sesuai jo ketentuan yang ditetapkan oleh
ugamo,agar kelak diakhirat ,kitapun sebagai ortu,ngak
tersangkut masalah harta warisan ini .



Tapi kerelaan ini benar-benar datang dari dirinya
sendiri,bukan karena tekanan dari siapapun juga.Ini
pentingnya pendidikan rasa sayang sesama saudara sejak
kecil lagi.


 Karena kacian itu sanak padusi, nan kurang kamampuan
atau kurang dapek survive. Kalau laki, dibuang dikebun
saja hidup (kayak batang singkong kali). 

Nah,..itu kalau batang singkongnya hidup dan tumbuhnya
baik mak Darul.Bagaimana kalau hidupnya
terkatung-katung juga,atau prihatin.Sementara anak
padusi nan dimanjokan hiduik sanang,syukur inyo lai
ingek jo uda kanduangnyo,kalau inyo egois,indak lho
amuah memperhatikan uda kanduangnyo surang,tapi asyik
jo anak dan suaminyo saja baa ?.


Apa indak ibo awak mancaliek anak laki awak hiduik
prihatin ?Bukankah kasih sayang terhadap anak harus
diberikan seadil-adilnya,tanpa membedakan ia anak
lelaki,atau anak padusi mak Darul ?


Saya jadi ingat pesan Rasulullah SAW, " Berwasiatlah
kamu terhadap wanita dengan wasiat yang
baik,sesungguhnya mereka di ciptakan dari tulang rusuk
yang bengkok,dan sungguh yang bengkok itu pada
hakikatnya adalah yang tinggi,( sebab tanpa tulang
rusuk semacam itu,lelakipun ngak mampu berdiri ).



Nasihat ini bermaknakan,baik seorang ayah,atau suami
hendaklah memperlakukan wanita itu " pertengahan
",dengan arti kata,tidak dimanjakan sekali,juga tidak
di kerasi sekali.Tidak di tinggalkan dan tidak diberi
harta sama sekali,juga tidak seluruhnya harta itu
jatuh ketangannya,apakah itu hak pakai,ataupun hak
jual,kecuali setelah mendapat keredaan dari pihak
lelaki dengan keridhaan yang berasal dari diri lelaki
tersebut.


Kenapa,..? Kalau kita kerasi sekali wanita ini jadi
pelawan,dan ganas,tapi kalau kita lembuti sekali,ia
akan meremehkan kita dan mengkek,sombong,atau apalah
istilah yang tepat untuk itu.


Kalau harta di wanita itu semuanya,bisa-bisa
menjadikan ia tamak dan cinta material,cinta
harta.Tidak tahu bahwa di setiap harta itu masih ada
harta orang lain di dalamnya yang berhak juga
menerimanya.

Maka pergaulilah wanita itu dengan baik.Maksudnya
dengan bijaksana.Tidak dimanjakan sekali,tidak juga
dikerasi sekali.Wanita ini sangat-sangat uniknya.



Begitupun terhadap harta warisan nenek,atau
ortu,pokonya yang jelas sumbernya itu baik dari
nenek,atau ayah  /ibu,semua itu ada ketentuannya dalam
Islam ,makanya saya kira pembagian harta warisan yang
diberikan oleh agama adalah yang terpaling
tepat.Apakah itu hak pakai,apalagi hak jual.



Kalau ketika harta itu sebagai hak pakai saja,dan sang
lelaki dengan rela hati memberikan haknya pada
padusi,silahkan saja,tapi sudah dijelaskan sebelumnya.


Wass. WW

Wassalam.Rahima ( 34 )


salamaik samosamo babuko.


__________________________________
Do you Yahoo!?
Protect your identity with Yahoo! Mail AddressGuard
http://antispam.yahoo.com/whatsnewfree
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Ingin memasarkan produk anda di web RantauNet http://www.rantaunet.com 
Hubungi [EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php
----------------------------------------------------
Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: 
http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php
========================================

Kirim email ke