Assalamu'alaikum wr wb.
Mamak Zul sato pulolah ambo kalau buliah.
Masalah istri tinggal dirumah keluarga laki laki atau lelaki tinggal dirumah keluarga istri, mana yang lebih enak ?. Menurut saya sama saja, tidak ada enaknya. Lebih enak tinggal dirumah sendiri walau cuma rumah kontrakan.
Tapi membahas masalah "combined family" ini, saya kebetulan punya banyak teman orang Pakistan, dimana mereka juga menganut pola seperti orang minang, setelah menikah anak anak mereka tetap tinggal dengan orang tuanya.
Cuma mungkin mirip dengan orang Bali yang mamak Zul ceritakan, setelah menikah siistri tinggal dirumah besar keluarga laki laki.
Dari penuturan mereka saya mendengar bahwa dalam "combined family", peranan orang tua/ayah sangatlah vital, seandainya ada perselisihan diantara anak - anak, anak - menantu atau menantu - menantu, maka semua dibicarakan dengan orang tua, nanti orang tua / ayah lah yang akan mendamaikan semua anak anak juga menantu menantu mereka tsb. Dan semua keputusan si ayah ini dituruti dan dihormati oleh semua anak / menantu.
Sistim ini menurut mereka sangat bagus sekali untuk mengikat tali kekeluargaan, dan umumnya yang perempuan sebagai pendatang akan menyesuaikan diri dan beradaptasi dengan keluarga laki laki, sedang perselisihan kalaupun ada sangatlah jarang, mungkin ini juga dikarenakan mereka menganut dan mempraktekkan agama Islamnya dengan baik.
Jadi rasanya pendapat mamak Zul bahwa 95% perempuan tidak bisa akur dan dibenci orang tua, perlu dipertanyakan lagi keabsahannya tuh.
Kalau putri Diana dibenci mertuanya, saya nggak tahu kenapa ?. Mungkin saja mertua Diana tidak suka punya menantu cantik ( hehe..... maaf ).
Bagaimana dengan "combined family" di Minang ?. Apakah sudah bisa kita banggakan ?. sehingga kita sudah perlu berbangga didepan suku suku lain..
Selamat berpuasa mamak zul dan juga sanak di R/N kasadonyo.
Mudah mudahan di bulan puasa ini kita memupuk kesabaran dan mengendalikan nafsu amarah kita.
Wassalam
AYTanjuang (41)
zul amri <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
di delete ....Menurut saya enakan adat Minang , karena orang lelaki lebih gampang beradaptasi dengan kelurga istri , sedangkan pihak padusi atau istri , menurut survey dan penelitian membuktikn , bahwa wanita atau kaum padusi paling tidak bisa menyesuaikan diri dengan mertua , masalah sepele bisa jadi bencana , hampir 95 % pihak istri tidak bisa akur dan dibenci mertua , salah satunya Putri Diana , menantu yang paling dibenci mertuanya . Inilah kelebihan adat Minang , adakah yang ingin membantah hal ini ??Zul amry ( warga bali keturunan minang)

