Assalamu'alaikum wr.wb.

Maaf ya dik Ronal dan dik Arfian, da ad tergelitik
juga ingin mendengar jawaban adik berdua terhadap
pertanyaan ini.

Tapi sebelum dik Ronal menjawab rasanya da ad dan
mungkin yang lain juga ingin tahu apakah sih
sebenarnya asas negara kita sekarang ini...?
(hehe...tapi mungkin juga cuma da ad yang belum
tahu...:))

Dulu sewaktu jaman orba dengan tegas dijelaskan bahwa
asas negara kita adalah pancasila dan bukan berasaskan
agama bahkan untuk menegaskan hal ini sampai perlu
diadakan P4 dan GBHN yang tujuannya mengukuhkan
sakralnya pancasila ini.

Sekarang sejak bergulirnya reformasi, kita rasanya
sepakat (paling tidak elit politik) menginginkan
demokrasi yang sebenarnya yaitu mungkin demokrasi ala
barat yang mengarah terbentuknya civil society.

Kalau civil society seperti ini yang kita ingin capai,
maka sebenarnya sekarang telah terjadi kerancuan
konsep dan pemikiran para petinggi2 partai sekarang
ini.

Demokrasi ala barat dengan "modern democratic civil
society" nya adalah suatu masyarakat demokratis yang
sekuler dimana setiap individu masyarakat mempunyai
kebebasan berpendapat (free/liberty)dalam bentuk
aktifitasnya atau singkatnya adalah masyarakat
demokratis yang kritis, free, liberal dan sekuler.

Kalau bentuk demokrasi ini lah yang ingin kita capai
maka tak ada yang bisa diperbuat oleh kita2 jika
seandainya presidennya kelak dari "Partai Damai
Sejahtera". Kita nggak bisa nolak ataupun protes,
karena begitulah demokrasi...., seperti pernah terjadi
di malang kalau nggak salah dprd memutuskan membuka
lagi tempat prostitusi yang sudah lama ditutup.

Kalau elit politik kita termasuk petinggi2 PKS dan
partai islam lain yang ingin mengusung asas islam
ataupun syari'at islam menyadari hal ini sejak awal,
sebenarnya sia2 saja ikut pemilu dan sebaiknya sejak
awal mundur teratur dan kembali saja ke pesantren2.

Kalaupun kelak PKS atau partai Islam lain berkuasa toh
tak akan bisa menerapkan asas islam ataupun membentuk
masyarakat madani seperti halnya era masyarakat
medinah Nabi Muhammad saw dan Khulafaur Rashidin.

Karena kalau ini diterapkan maka akhirnya akan
bertentangan dengan prinsip demokrasi yang ingin
dicapai itu sendiri.

Katakanlah bisa, maka alangkah semrawutnya negara kita
ini kelak, setiap 5 tahun berganti asas.

Bukankah sebaiknya para pakar kita merumuskan bentuk
negara kita, asas, dan tujuan negara sejak awal
sebelum akhirnya menentukan partai2 apa saja yang bisa
ikut pemilu.

Seperti contohnya US yang pelopornya demokrasi
sekarang ini, walaupun partai republik dan demokrat
berbeda gaya dan model pemerintahannnya namun secara
prinsip kedua partai ini tidak berbeda yaitu mendukung
pembentukan civil society, hanya cara masing2 partai
memang berbeda dalam pencapaian target tersebut. Namun
target tetap sama dan tak pernah berubah.

Mungkin dulu saran Pak AR untuk membentuk negara
federal adalah ide yang briliant, dengan adanya negara
federal maka hasil pemilu ditiap negara2 bagian bisa
saja berbeda...., mungkin di aceh akan dimenangkan
oleh partai islam dan berlakunya asas islam disana,
mungkin di menado menang partai pds dan ingin
menerapkan asas mereka sendiri.
Seperti di malaysia dimana sebelum kekalahan telak
partai islam disana, sebelumnya negara bagian
trengganu dan beberapa negara bagian lainnya dikuasai
oleh partai islam dan telah berlakunya hukum yang
berdasarkan syari'at islam.

hehe....udah ya....da ad mau ngumpet dulu karena yakin
sanak Ronald P dan Arfian siap siap mau nembak da
ad...:))

wassalam
adrisman



--- Muhammad Arfian <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Assalaamu'alaykum wa Rahmatullaahi wa Barakatuhu
> 
> Untuk Adikku Ronal, sebelum menyuruh caleg lain
> menjawab, bagaimana jawaban
> Ronal terhadap pertanyaan itu sebagai caleg partai
> Golput? Saya pingin tahu
> pendapat Ronal dan apa yang akan dilakukan oleh
> orang-orang partai Golput

di delete...
> >
> > " Bagaimana Kalou yang terpilih secara demokratis
> > presiden dan wakil presiden dari "Partai Damai
> > Sejahtera?" "

di delete...
____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://groups.or.id/mailman/options/rantau-net
____________________________________________________

Kirim email ke