Uni Yesi.........

Sungguh menarik tulisan ini, menyentuh dan sekaligus
terasa mengharukan.

Apa mau dikata ya ni..., rupanya apa yang disampaikan
ini memang banyak dialami oleh bangsa2 dinegara negara
berkembang...., dan tragisnya justru banyak terjadi
dinegara yang beragama islam.

uni kalau kita lihat iklan2 di televisi yang begitu
banyak sekarang ini diindonesia, kita melihat begitu
banyak wanita dijadikan untuk obyek iklan ini itu,
dieskploitir untuk menjajakan dagangan yang kadang tak
berhubungan dengan kehadiran wanita itu disana.

lantas kenapa kah mereka mau...?, yah jawabannya
sederhana ya ni, duit...lagi.. duit..lagi ya ni.

lantas gimana dong ni....?
idealnya kalau menurut agama wanita itu kalau
bepergian harus dengan muhrimnya, kalau tidak dengan
ayahnya atau kakaknya kalau dia masih lajang....

tapi dalil tinggal dalil ya ni, praktek dengan teori
jauh berbeda.
pakai kerudung juga...., tapi kalau naik ojek, supir
ojek yang bukan muhrimnya dipeluk juga kan...?
mengerti hukum memakai kerudung, tapi melupakan hukum
yang lain. 

tidak boleh berduaan dengan laki2 bukan muhrimnya,
tapi kalau naik taksi sendirian kan nggak bisa
dihindari berduaan dengan laki2 lain...:)

wah sulit dong ya...., dan herannya nggak banyak yang
peduli pada hal2 begini.

harusnya wanita menolak dijadikan obyek iklan, apalagi
kalau mesti diminta menampakkan bahu atau bagian tubuh
lainnya ketengah umum....

harusnya ada taksi yang supirnya wanita...., yang bisa
mengangkut wanita juga.

kalau terpaksa jangan naik ojek...., kalau terpaksa
juga sewa saja ojeknya, biar supir ojeknya ikut dengan
ojek lain daripada mesti melukin laki2 yang bukan
muhrimnya....

wah banyak deh harusnya.......

tapi saya sepakat, wanita adalah pendamping..., maka
jadilah pendamping yang baik, jangan mau jadi kepala
apalagi jadi kaki..

wassalam
adr

--- Yesi Elsandra <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> Saudaraku.....
> 
> Semoga hari-hari kita adalah hari yang penuh
> prestasi,
> creasi, intropeksi, dan bervariasi.....
> 
> Menyambut hari Kartini, mudah-mudahan ada kebaian,
> jika buruk buanglah.....
> 
> ==============
> 
> Wanita...Teman terbaik Pria.......
> 
> Allah SWT tidak menciptakan wanita dari kepala
> laki-laki untuk dijadikan atasanya . Tidak juga
> Allah
> SWT ciptakan wanita dari kaki laki-laki untuk
> dijadikan bawahannya.
> 
> Tetapi Allah menciptakan wanita dari tulang rusuk
> laki-laki, dekat dengan lenganya untuk
> dilindunginya,
> dan dekat dengan hatinya untuk dicintainya.
> 
> Allah tidak menciptakan wanita sebagai komplementer
> atau sebagai barang substitusi apalagi sekedar objek
> buat laki-laki.
> 
> Tetapi Allah menciptakan wanita sebagai teman yang
> mendampingi hidup Adam tatkala kesepian di surga.
> Juga
> Allah ciptakan wanita sebagai pasangan hidup
> laki-laki
> yang akan menyempurnakan hidupnya sekaligus sebab
> lahirnya generasi, disamping tunduk dan beribadah
> kepada Allah tentunya.
> 
> Tetapi mengapa tetap saja ada laki-laki yang tunduk
> di
> bawah kaki wanita. Mengemis cintanya, berharap kasih
> sayangnya dengan menggadaikan kepemimpinan, bahkan
> kehormatan dan harga dirinya.
> 
> Wanita dipuja bagai dewa, disanjung bagai dewi
> sinta,
> yang banyak menyerbabkan laki-laki buta mata, buta
> telingga, bahkan buta mata hatinya (Kasihan yah).
> 
> Namun ada juga yang mengaggap rendah wanita. Wanita
> dinista, dihina. Kesuciannya dijadikan objek yang
> tidak bernilai harganya. Tenaganya dieksploitasi
> bagaikan kuda. Kelembutannya dijadikan transaksi
> murahan yang tak seimbang valuenya. Wanita dijadikan
> sekedar pemuas nafsu belaka, bila habis madunya,
> dengan seenaknya di buang ke keranjang sampah, atau
> dianggap sandal jepit yang tak berguna (tragis!!!)
> 
> Jika wanita itu adalah ibu kita, kakak atau adik
> perempuan kita, anak kita, relakah kita melihat
> mereka
> menjajakkan diri di gelapnya malam yang mencekam.
> Relakah kita melihat mereka membanting tulang
> mengumpulkan rupiah, ringgit atau real dengan mayat
> terbujur kaku sebagai resikonya?
> 
> Jika wanita itu adalah ibu kita, kakak atau adik
> perempuan kita, anak kita, relakah kita
> membiarkannya
> seolah seonggok jasad hidup yang tidak memiliki
> nilai
> guna?
> 
> Jika wanita itu adalah ibu kita, kakak atau adik
> perempuan kita, anak kita, relakah kita
> membiarkannya
> beringgas, liar, ganas, tidak berpendidikan, bodoh,
> dunggu, hanya karena ketidakmampuan ayah memberi
> nafkah, karena ketidakmampuan ibu medidik dan
> mencintainya, karena ketidakmamapuan kita
> melindunginya, sebagaimana Allah menciptakan wanita
> dari tulang rusuk laki-laki, dekat dengan lengannya
> untuk dilindunginya, dekat dengan hatinya, untuk
> dicintainnya.
> 
> Ia tetap wanita, yang diciptakan Allah SWT dengan
> segala kelebihan dan kekuranganya. Tidak bisa
> manusia
> dengan akalnya yang kerdil ini mengganti
> kedudukannya
> apa lagi fitrahnya.
> 
> Sulit mendidik wanita yang berakidah bener, ibadah
> seeur, akhlak bageur, berbadan seger gape� komputer,
> dan otaknya pun pinter, soalnya nanti banyak pemuda
> muslim akan ngiler, trus ngincer untuk selanjutnya
> nguber�..
> 
> Ia bagaikan sekuntum bunga terpelihara, tidak semua
> kumbang  bisa menghisab madunya. Lemah lembutlah
> memperlakukkanya, karena kata Rasul yang
> diriwayatkan
> oleh Imam Muslim yang artinya : �Dunia adalah
> perhiasan dan sebaik-baiknya perhiasan dunia adalah
> wanita shalehah�. 
> 
> 
> 
>       
>       
>       
> 
> 
> =====
> "Bersihkan hati, sucikan jiwa, raih kemenangan"
> 
> Yesi Elsandra
> 
> 
>       
>               
> __________________________________
> Do you Yahoo!?
> Yahoo! Tax Center - File online by April 15th
> http://taxes.yahoo.com/filing.html
> ____________________________________________________
> Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda,
> silahkan ke: 
> http://groups.or.id/mailman/options/rantau-net
> ____________________________________________________

____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://groups.or.id/mailman/options/rantau-net
____________________________________________________

Kirim email ke