|
Membuat pertemuan yang seolah-olah mewakili mahasiswa. Dari pertanyaan yang diajukan Mahasiswa hampir semuanya seirama, menghujat Golkar, Orde Baru dan DPR. Sangat berbeda dengan yang disuarakan BEM se Jawa dan Sumatra yang menentang KKN baik oleh GD dan Orba. "Hentikan KKN GD dan brantas KKN Orba" Isue yang lebih universal dari pada sekedar bubarkan Golkar. FORKOT, FAM dan PMI yang merupakan baju lain dari PRD (kelompok kiri baru/new left) yang dulu begitu garang menyuarakan pemberantasan KKN ternyata lebih pada kebenciannya pada Golkar. Mereka menentang KKN karena pelakunya Golkar. Tapi ternyata mereka bungkam terhadap KKN yang dilakukan GD. Mereka tidak menentang orang ORBA pelaku KKN yang telah menyebrang ke partai lain. GD yang dulu gabung di Golkar yang tentunya masuk kategori Orba benar-benar mewarisi sifat maruk KKN-nya. Namum sikapnya yang melindungi Komunis menyebabkan PRD bersedia mendukungnya walaupun jelas-jelas 90% rakyat indonesia plus TNI mengakui keterlibatan KKN GD. KKN adalah musuh rakyat, mereka yang memusuhi KKN baik dilakukan oleh siapapun entah dia ORBA, GD, Amien dan Mega sekalipun adalah membela rakyat. PRD FAM dan FORKOTnya adalah musuh rakyat kaena ingin membiarkan KKN GD. Di dalam hotel GD dan Mahasiswa kiri ingin membentuk opini bahwa Mahasiswa sebenarnya pro GD. Di luar Hotel BEM sejawa dan sumatra ingin menunjukkan bahwa Mahasiswa yang sebenarnya adalah menentang KKN GD. Ciri lain dari BEM dan Forkot dan FAM yang merupakan organisasi sempalan mahasiswa. BEM selama ini melakukan demo dengan damai. Bahkan BEM menolak di adu dengan masa pro GD di depan MPR walaupun secara jumlah mereka mudah untuk merangsek pro GD dan tidak ada lagi polisi yang membatasi mereka. Sebaliknya Forkot cs hampir selalu anarkis, karena mereka punya semboyan "Tidak ada demo tanpa kekerasan". Tanggal 2 Feb 01, malam hari, FAM dan Forkot berusaha merebut Posko BEM UI. Usaha mereka gagal setelah Aparat datang melerai. Setelah bertemu Presiden di HI, 15 orang Forkot menghajar 3 orang Mahasiswa dari BEM yang tercecer sehingga satu orang terluka. Namun rupanya masih ada Mahasiswa dari BEM yang melihat dan balik menyerang sehinga terluka 5 dari 15 orang mahasiswa Pro GD. Hari ini BEM seJawa dan Sumatra dan Mahasiswa Segita Salemba akan kembali turun ke jalan melakukan "Demo Damai" untuk menuntut dihentikannya aksi kekerasan oleh masa pro GD. Dan meminta GD turun sehingga menghindari gejolak masa yang lebih besar. Mereka akan long march dari Salemba ke Istana. Saya mengajak semua rakyat, karyawan, mahasiswa dan pelajar memberi dukungan penuh kepada aksi damai mahasiswa ini atau anda ingin membiarkan KKN terus berlangsung dan rakyat semakin melarat. wassalam |

