|
Assalamu'alaikum wr wb Sanak Adrisman dan Herry yth. Anda berdua lupa rupanya akan postingan sanak kita di RN ini sama saya yang sangat favorit dengan poligami ini.,mmmmm Atau ado ide ciek dari ambo sarupo yang dilakukan oleh nabi saw yaitu mangizinkan suami sanak Isna untuak maambiek bini ciek lai dari kaluarga miskin yang ado di Ranah Minang. Ambo raso iko salah satu solusi juo. Salam M. Ismet Ismail Tapi sanak Ismet kemana ya kok nggak ada komentarnya, mestinya cepat cepat dong nyokong sanak Yesi, supaya tambah semangat. Bukak rahasia nih sekarang sama sanak di RN semua, sehubungan dengan tulisan sanak Adrisman dibawah. Pertama kali yang diucapkan calon ibu mertua saya waktu calon suami saya mau masuk Islam adalah " apakah nanti kamu akan punya isteri empat?." Wassalam Isna HAdrisman Yunus wrote: Assalamu'alaikum wr.wb. Sanak Herry dan netter yth. Saya setuju dengan pendapat Herry ini bahwa thread yg dikirim uni yessy ini kelak cuma akan menimbulkan polemik. Saya lihat sudah banyak sekali dan berulangkali topik poligami ini dibahas, lantas hasilnya apa...? apalagi kalau dikaitkan dengan alasan menghidup hidupkan sunah. Cukuplah poligami ini dimengerti sebagai bagian dari agama kita yang bisa kita ambil kalau memang ada pribadi2 yang membutuhkan, namun janganlah dijadikan tujuan apalagi pembenaran untuk memenuhi kehendak2 syahwat yang berlebih. Saya kira poligami adalah seperti "emergency exit" di pesawat terbang, dimana tak satu anak manusiapun berharap memakai emergency exit tersebut, namun kalaupun akhirnya dipakai pastilah ada alasan yang sangat kuat untuk memilih pintu tersebut. Saya tidak yakin apakah pak Sastro yang Wong Solo itu pernah diskusi dengan orang semacam uni yessi ini, namun dengan percaya dirinya berkata bahwa poligami adalah sunah nabi dan sebisa mungkin laki2 yang sanggup agar melaksanakan sunnah ini. Terus terang masalah poligami ini adalah issue gender yang sangat sensitip, dan repotnya kita yang laki2 suka kena getahnya kalau issue ini diangkat. Kalau kita yang laki2 kelihatan membela poligaminya rasulullah, suka suka dianggap malah mendukung poligami, padahal yang coba kita hindari adalah penghujatan atapun hal2 yang memberikan kesan agama islam itu tidak membela kaum wanita dan khususnya jangan sampai ujung2nya merendahkan pribadi rasulullah yang berpoligami tersebut. Maka saya harap berhati hatilah untuk tidak membawa issue ini kesini. wassalam Adr --- Tanjuang Heri <[EMAIL PROTECTED]> wrote:Uni Yesi, Kalau tulisan ini memang hasil pikiran Uni dalam keadaan sadar, saya sungguh sangat kaget dengan jalan pikiran ini. Dimanakah logika Anda sebagai wanita? Saya rasa , bukan saya sendiri yang kaget atas judul tulisan ini. Kalo Uni beralasan kalu suami Uni bukan milik Uni sendiri, semua suami bisa saja dong bilang , oh saya mo kawin lagi, bodo amat dengan istri pertama , kedua dan seterusnya, yang penting saya kawin... Kalau Uni berniat membuat polemik dalam hal ini , Uni telah berhasil... Heri (40) Paris Yesi Elsandra <[EMAIL PROTECTED]> wrote: |
____________________________________________________ Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://groups.or.id/mailman/options/rantau-net ____________________________________________________
