Iko gaek a namonyo koooo.......... Mintak selah surek mati capek gaekk... ----------------------------------------------------------
By posmetro, Selasa, 13-April-2004, 01:57:44 WIB 44 klik BUKITTINGGI, METRO Nampaknya iman manusia sudah demikian lunturnya, sehingga perbuatan haram sekalipun bisa jadi halal. Dan perbuatan yang di kutuk Allah-pun bisa jadi biasa. Dan hal itu pulalah yang menimpa diri Bunga, 12 tahun (nama samaran). Seorang gadis lugu dan gagu justru jadi korban pemerkosaan. Andainya yang memperkosa itu seorang anak muda, mungkin tidak akan bikin orang yang mendengarnya begitu kaget, tapi yang diduga memperkosa gadis gagu yang belum sekolah itu seorang "gaek" yang sudah bau tanah, maka warga-pun jadi gempar, sehingga sumpah serapah dari warga bertebaran yang dialamatkan kepada "gaek" yang kurang iman tersebut. Peristiwanya sendiri terjadi beberapa waktu lalu, dan terungkap kemarin lalu. Bahkan tersangka, ketika dimintai keterangan di Mapolsek Tilatang Kamang selalu mengelak telah melakukan perbuatan terkutuk itu. "Tersangka, sampai kini masih bungkam soal tuduhan itu, tapi yang jelas, berdasarkan pengakuan korban, kita akan terus kembangkan kasus ini sambil menunggu hasil visum dari Puskesmas". Tegas Kapolresta Bukittinggi, AKBP Drs Iza Fadri kepada POSMETRO yang dihubungi melalui handphonenya malam tadi. Menurut Kapolresta, terjadinya kasus pemerkosaan terhadap gadis lugu yang gagu yang dilakukan oleh "M" alias Tuah (65), bermula ketika korban disuruh orangtuanya membeli telur ayam buras ke kedai pelaku. Saat itu, Warga Pauh Gadut, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam itu sedang sendirian. Dan ternyata, kesempatan itu dipergunakan sang "agek" untuk menggarap gadis tersebut. Sebab, gadis warga Pauh Jorong Pandan Gadang Ranggo Malai Gadut Kecamatan Tilantang Kamang itu, diketahuinya tidak bisa bicara. Melihat situasi yang menguntungkan itu, sigadis ditarik sigaek kedalam kedainya, ketika ia mengutarakan maksudnya dengan bahasa isyarat untuk membeli telur. Tetapi, sampai didalam kedai, bukannya telur ayam buras yang diberikan, akan tetapi justru "telur burungnya" yang dikasih. Sigadis diperkosa. Usai diperkosa pertamakali itu, karena tidak ada reaksi apa-apa, ternyata sigaek jadi ketagihan. Buktinya, setiap kali sigadis datang kekedainya untuk berbelanja, ia terlebih dahulu diperkosa sampai di kedainya itu. Akibatnya ketika diciduk tim buser Polsek Tilatang Kamang, sigaek telah memperkosa gadis lugu itu berulakali. Dan terungkapnya kasus pemerkosaan oleh sigaek itu, karena Bunga sudah tidak tahan lagi selalu diperlakukan demikian, dan dengan kejujurannya pula ia menceritakan peristiwa yang dialaminya kepada orangtuanya. Oleh orangtuanya yang mendapat laporan anaknya itu, langsung melaporkan tindakan biadab sigaek. Dan berdasarkan laporan orangtua korban itulah, "gaek" bau tanah diciduk tim buser polsek Tilatang Kamang. Sampai berita ini diturunkan tadi malam, Tuah masih diperiksa intensif Polsek Tilatang Kamang. Namun yang bersangkutan membantah telah memperkosa korban. Padahal, menurut pengakuan Bunga kepada pihak penyidik ia telah berulangkali diperkosa sang gaek. Kapolresta Bukittinggi, AKBP Drs Iza Fadri menjawab pertanyaan POSMETRO malam tadi membenarkan kasus pemerkosaan terhadap gadis lugu yang gagu itu. "Kita sedang kembangkan kasusnya, walau pelaku selalu membantah memperkosa korban, namun berdasarkan pengakuan korban sementara, yang memperkosanya adalah Tuah. Untuk itulah, menjelang hasil visum dikeluarkan pihak rumah sakit, kita masih tetap melakukan penyelidikan", tegas Kapolresta pula. Kini, ia (pelaku-red), sudah meringkuk dibalik terali besi polsek Tilatang Kamang guna pengusutan lebih lanjut. (mat/mld) ____________________________________________________ Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://groups.or.id/mailman/options/rantau-net ____________________________________________________
