Potensi Pariwisata Belum Dioptimalkan By padangekspres, Selasa, 13-April-2004, 05:48:35 WIB
Padang, Padek-Pariwisata merupakan sektor andalan bagi Sumbabr untuk memperoleh Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hal itu sangat disadari karena Sumbar bukan daerah industri.Namun dalam kenyataanya, sejauh ini sektor itu belum mendatangkan masukan maksimal dari yang semestinya bisa dicapai, dan pembangunan kepariwisataan juga belum optimal. "Sumbar memiliki potensi wisata yang luar biasa. Baik wisata alam, budaya maupun wisata sejarah. Namun sangat disayangkan, kita belum melihat usaha yang signifikan dari leading sektornya dalam hal ini Dinas Pariwisata di Sumbar," tutur anggota Komisi C DPRD Sumbar, Hasan Yunus, seperti disampaikannya dalam rapat paripurna dengan agenda tanggapan anggota dewan terhadap nota laporan Keterangan Pertanggungjawaban (KPj) Gubernur Sumbar, Senin (12/4) di DPRD Sumbar. Untuk wisata alam, ia mencontohkan kawasan wisata Mandeh di Pesisir Selatan sebagai kawasan yang indah dan menarik. Kemungkinan objek itu katanya lebih baik dari semua objek wisata alam yang ada di nusantara. Meski demikian, betapapun bagusnya objek yang dimiliki, ternyata Sumbar tidak memperoleh masukan yang memadai dari sektor pariwisata. Hal itu katanya disebabkan kurangya penggalian karena keterbatasan Sumberdaya Manusia (SDM) untuk pengembangan. Padahal kata anggota dewan dari Fraksi PAN itu, dana yang dialokasikan untuk Dinas Pariwisata cukup besar. Untuk Biaya Operasional Pemeliharaan (BOP) saja pada APBD 2003 mencapai berjumlah Rp1,9 miliar. Dana tersebut diperuntukkan bagi pengembangan pariwisata seni dan budaya. Namun apa yang diharapkan masih jauh dari harapan. Padahal katanya banyak yang diharapkan dari dari pembangunan kepariwisataan. Selain ketersediaan bahan promosi wisata, juga agar terjadinya peningkatan kunjungan pariwisata di tingkat nasional (wisatawan nusantara-red) dan tingkat internasional (wisatawan mancanegara-red) ke Sumbar. Hasan Yunus melihat, pengembangan dan pembangunan kepariwisataan di Sumbar tidak cukup hanya dikerjakan pemerintah daerah di Sumbar, tapi mesti dengan melakukan kerjasama dengan investor, baik dalam maupun investor dari luar negeri. Ia melihat, kemampuan Sumbar untuk melobi investor untuk membangun infrastruktur cukup tinggi, yang terbukti adanya pembangunan Kelok Sembilan, Bandar Udara Ketaping dan Pembangunan Pelabuhan Laut Teluk Bayur. Ia berharap kemampuan itu juga digunakan untuk melobi kerjasama pembangunan dunia pariwisata Sumbar. (haj) Padang Ekspres Online : http://www.padangekspres.com/ Versi online: http://www.padangekspres.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&artid=2486 6 ____________________________________________________ Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://groups.or.id/mailman/options/rantau-net ____________________________________________________
