waktu di banduang kapatang ambo basuo yo kawan lamo ambo, adios 
adnis, rang padang lua/banuhampu nan berbisnis di bandung , kuliah di 
teknik elektro itenas. salah seorang sesepuh asrama mahasiswa 
banuhampu di dago banduang ( angkatan di bawah zukri saad, pemred 
mimbar minang )

di banduang inyo membuka lembaga yg namonyo LET ( Lembaga Elektronika 
Terapan ) , lah bajalan ampia 6 th , 
membuka kursus elektronika terapan dan juga memproduksi produk 
elektronika yg praktis dan sederhana.

beberapa tahun belakang membuka cabang pula di bukittinggi dan aktif 
melakukan kursus elektronik bagi pemuda putus sekolah /pengangguran 
di sumbar, LET telah beberapa kali mengadakan pelatihan di sumbar dg 
dana antara lain dari depnaker dll.

tempat nya berlokasi di daerah benteng , bukittinggi ( jl yos sudarso 
no 12 dakek SD 09/10 ), pengelola nya Yusran Nedi ( yon)

beberapa alumni nya telah cukup sukses di negeri seberang ( malaysia, 
batam , singapura )

cukup menarik, beberapa alumni kursus elektronik tsb, pergi ke daerah 
pantai timur spt rengat, tembilahan, dumai, batam dll, mencari barang 
elektronik "rongsokan" yg masih bagus , buangan dari 
singapura/malaysia , spt computer, tape tv dll , kemudian dg bekal 
skill elektronika nya mereka perbaiki , kemudian dijual kembali ke 
berbagai kota kecil di sumatera yg masih menerima produk elektronika 
yg di kota besar di anggap ketinggalan jaman . 
Untuk kota kecil  , komputer pentium I masih bisa kepake .

ambo raso, aktivitas LET tsb cukup efektif membuka lapangan pekerjaan 
bagi pemuda pengangguran dan bisa mencreate peluang bisnis yg bagus ( 
kreatif juga )

sungguh menarik, kalau orang jawa setelah kursus keterampilan jadi 
pekerja, kalau rang awak, malah jadi pengusaha elektronika kecil 
kecilan.

Program baru LET yg akan diusulkan ialah latihan elektronika praktis 
bagi garin ( penjaga mesjid ) bayangkan betapa banyak mesjid baru dg 
alat elektronika nya , yg begitu rusak, tak bisa diperbaiki sendiri, 
terpaksalah ia pergi jauh ke bukittinggi , betapa banyak ongkos 
terbuang. coba andaikan garin tsb sedikit ngerti elektronik, bisa ia 
betulkan sendiri kerusakan kecil alat elektronika di surau , kalau 
hebat , bisa pula lah ia menjual service elektronika kepada orang 
orang di kampuang yg keranjingan alat elektronika spt tape, vcp 
player, handphone dll . suatu ide cemerlang memberdayakan garin 
surau .

menarik sekali kalau ado dunsanak di subarang selat ( malaysia, 
singapura atau batam ) yg bisa mencarikan link  perusahaan / tempat 
kerja bagi para pemuda yg punya skill elektronika praktis tsb )

jadi sudah ada arahan yg jelas bagi para peserta pelatihan tsb , 
bekerja elektronika di batam, singapura, malaysia, atau jadi 
pengusaha elektronika kecil kecilan ( membuka bengkel elektronika ) 
atau memperbaiki barang elektronika "rongsokan" yg masih bagus 
buangan dari singapura/malaysia 

ide lain yg akan dikembangkan ialah kursus pemesinan , khususnya 
mesin mobil, bayangkan tiap sabtu minggu , bukittinggi penuh para 
wisatawan lokal dari padang, pekanbaru dll , betapa banyak mobil yg 
masuk , dan pasti banyak potensi kerusakan mobil, baik besar maupun 
kecil , jadi buka usaha bengkel mobil, elektrik di mobil , cukup 
potensial.

ambo lihat cukup kreatif sekali ide dunsanak awak ko membuat semacam 
lembaga pengembangan skill elektronika terapan di bukittinggi , yg 
setidaknya telah membuka cakrawala pandang para pemuda pengangguran 
di nagari awak.
suatu pola pandang baru yg kreatif.
cobalah mulai tinggalkan , pemuda awak tertuju terus ke jawa  ( 
jakarta  ) , alih kan pandangan ke Riau, batam, singapura , 
malaysia , ( lompatan dua langkah, karena orang jakarta juga sekarang 
mulai banyak "menengok" bahkan mengemis ke singapura , jadi tak perlu 
lagi mengekor ke jakarta segala , kalau bisa langsung ke singapura)

jadi taringek Minang Incorporated, ambo kiro proyek iko, akan sangat 
bagus sekali digerakkan secara skala lebih besar melalui bantuan para 
perantau minang. Karena layak secara bisnis ( businesslike  ) dan 
membantu rang kampuang awak ( membuka lapangan kerja pemuda 
pengangguran )

business plan nya bisa berupa training provider atau labour supply ( 
mensupply tenaga skill menengah ke malaysia/singapura )

bila cyberjaya di malaysia telah berkembang, potensi labour supply, 
ahli IT akan besar pula.

mungkin dunsanak di singapura ( junaidi ) dan malaysia ( fadzil ) 
bisa menjelaskan link potensi bisnis nya

wassalam 

Hendra Mesa
jkt

____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://groups.or.id/mailman/options/rantau-net
____________________________________________________

Kirim email ke