Assalamualikum wr.wb:
 
Sepertinya apa yang disampaikan Cysca itu benar , pengalaman saya yang sudah pernah menikahkan anak langsung tanpa wali , betul kata katanya seperti yang ditulis Cysca , dan nama calon suami anak kita malah tidak disebut , sedangkan nama anak kita  disebutkan . Mungkin setiap daerah berlainan ucapannya , ataukah sudah baku sesuai ketentuan Depag ? Pengertian wali oleh sanak Z mugkin beda , kalu kita mewakilkan sama petugas KUA itu namanya wali , sedangkan menikahkan anak sendiri adalah tanggung jawab orang tua , berarti ayah bukan wali .
 
Wassalam : zul amry di bali 

Z Chaniago <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Assalamu'alaikum WW...

Uni C... nan labiah batua 'rasonyo' adolah " Saya Nikahkan dengan Engkau (X)
, anak kandung saya Y dengan mahar $ ,tunai.

Jawabnyo ' saya terima nikahnya Y anak kandung bapak dengan mahar $, tunai.

Jadi intinyo.....si ayah sabagai wali, memberikan tanggung jawab ateh
anaknyo ke si suami...

bukan manyuruah si Calon suami...denga kato "saya nikahkan engkau dengan
putri saya...bla-bla-bla......"



Wassalam
Z Chaniago - Palai Rinuak -http://photos.yahoo.com/bada_masiak/

======================================================================
Alam Takambang Jadi Guru
======================================================================





>From: "Cysca" <[EMAIL PROTECTED]>
>
>tapi, kata agama kan pas ijab kabul, si ayah ngucap : "saya nikahkan engkau
>dengan putri saya" ....blah blah blah..dan bukannya "saya nikahkan putri
>saya kepada engkau..."
>artinya : tanggung jawab si anak perempuan beralih ke suami, tapi si suami
>tetep milik ibunya.
>jadi, kalu si suami peduli dengan ibunya, maka si isteri nggak boleh marah.
>kali aja kalu kita baek2 jadi mantu, jadi dapet warisan lebih....(hahahaha
>ujung2nya tetep : matre', tapi lumayan deh daripada korup)
>
>Sabda Rasul : "Orang yang paling berhak bagi seorang laki2 adalah ibunya,
>sedangkan orang yang paling berhak atas perempuan adalah suaminya".
>
>makanya kalu punya suami yang suka ngebandingin masakan isteri dengan
>masakan ibunya, menurut saya sih mending kita ngerantang aja sama ibunya.
>win win solution kan ? hahahaa....berpahala pula!
>
>tapi, kalu suami nyuruh kita nyemplung sumur, kita boleh kabur kan ?
>
>
>
>"C"
>yg punya rencana jadi mantunya orang Bali.

_________________________________________________________________


Zul Amry Piliang di kuta bali


Do you Yahoo!?
Protect your identity with Yahoo! Mail AddressGuard

Kirim email ke