Server mailing list RantauNet berjalan atas sumbangan para anggota, simpatisan dan 
semua pihak yang bersedia membantu. Ingin menyumbang silahkan klik: 
http://www.rantaunet.com/sumbangan.php
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

--- In [EMAIL PROTECTED], "Cysca" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Para lelaki minang baru mau turun tangan kalau udah urgennnttttt
banget. udah sampe mengganggu stabilitas negara. ;-D
> Selebihnya, mereka percayakan pada para wanita.
>
> Toleransinya besar juga ya terhadap wanita, by the way ? ;-P
>
> Mau nanya lagi :
>
> 4. Apa fungsi wanita di mata lelaki minang ?


> "C"

Fungsi wanita dalam kekerabatan Matrilinial :

Matrilinial adalah penerusan keturunan melalui garis ibu , maka
fungsi utama seorang wanita adalah penerus garis keturunan dalam
kekerabatan. Dalam konteks ini kelahiran anak wanita sangat
didambakan oleh keluarga Minangkabau , karena dengan kelahiran anak
wanita tersebut , maka kelanjutan keturunan tetap tersambung .
kelahiran anak laki laki , tidak berarti apa apa dalam pelanjutan
garis keturunan , karena kalau ia kawin dan punya anak , maka akan
menambah anggota keluarga istrinya . Oleh sebab peranan yang penting
tersebut , maka adat memberi hak istimewa bagi kaum wanita guna
memegang harta pusaka sebagi sumber ekonomi , dengan apa yang
disebut " umbun puro , pemegang kunci " harta warisan . Karena
kekayaan keluarga bertumpu pada wanita maka ia mempunyai kedudukan
sentral dalam rumah tangga , baik kedalam maupun keluar dan
digambarkan sebagai " limpapeh rumah nan gadang , sumarak anjuang
yang tinggi `
, dan telah manjadikan wanita minang tampil sebagai kepala kelurga ,
yang bertanggung jawab terhadap kehidupan keluarganya . Dia yang
mengasuh dan membesarkan anaknya . Didalam kelurga yang tidak
berpunya / minim harta warisan , maka kaum wanita tampil sebagai
pencari nafkah , Kenyataan ini terlihat dari peranan Amay � Amay
dipasar tradisional minang sampai kini .
Wanita dilambangkan sebagi pemegang kebijaksanaan , pengayoman ,
kejujuran dan kestabilan . Peran lelaki  sebagai mamak dirumah
ibunya , overlap dengan peranan wanita sebagai bundo , kalau bundo
sebagi pemagang harta pusaka , maka sebagai pemilik harta pusaka
sebetulnya tetap mamak yang kuasa . Namun keduanya secara bersama
sama berupaya untuk  mengembangkan harta pusaka tersebut untuk
menunjang ekonomi keluarga besar. Kedudukan suami dalam rumah tangga
di minangkabau hanya sebagai pendatang yang terhormat , dan lebih
banyak menghabiskan waktunya dirumah ibunya . Setiap lelaki minang
punya peran ganda dalam keluarga , pertama sebagai mamak dirumah
ibunya , disamping juga  sebagi sumando dirumah istrinya . Peranan
sebagi urang sumando dirumah istrinya punya kedudukan yang sangat
lemah , disatu sisi ia tidak dituntut tanggung jawab ekonomi terhadap
istri dan anak anaknya .


Wassalam : zul amry (55+0 dikuta bali


~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Ingin memasarkan produk anda di web RantauNet http://www.rantaunet.com
Hubungi [EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php
----------------------------------------------------
Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke:
http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php
=======================================

Kirim email ke