Assalamulaikum WW Saya hanya meneruskan kutipan dari Dunsanak Antoni mengenai perintah Allah yang diambil dari Al Quran ini, mengenai hal yang melanda semua lapisan masyarakat kita ini. Mengenai keinginan kita untuk melaksanakannya atau tidak, tergantung dari keikhlasan hati kita masing-masing kepada Allah sebagai pertanggungan jawaban kelak saat ajal menjemput kita.
Wassalamulaikum WW (24:30)Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat". (24:31)Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung. AJARAN ISLAM UNTUK MENGATASI SIFAT-SIFAT YANG JELEK PADA MANUSIA (70:28)Karena sesungguhnya azab Tuhan mereka tidak dapat orang merasa aman (dari kedatangannya). (70:29)Dan orang-orang yang memelihara kemaluannya, (70:30)kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak-budak yang mereka miliki , maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. (70:31)Barangsiapa mencari yang di balik itu , maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas. Tujuh buah sifat yang menjadikan orang-orang mu'min beruntung (23:1)Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, (23:2)(yaitu) orang-orang yang khusyu' dalam sembahyangnya, (23:3)dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna, (23:4)dan orang-orang yang menunaikan zakat, (23:5)dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, (23:6)kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. -----Original Message----- From: Leonardo [mailto:[EMAIL PROTECTED]] Sent: 12 April 2002 11:58 To: [EMAIL PROTECTED] Subject: [surau] negeri penuh cerita pejabat Alhamdulillah Allah menunjukkan satu contoh kehidupan para aparatur negara kita kepada saudara kita Darmawan, yang sebetulnya hampir menjadi hal yang lumrah .... (umum didapati bukan event itu on 'megawati' only) bisa jadi agama masih menjadi sebatas atribut seminar ..... sorban ...... peci ..... gelar haji.... jabatan formal/non formal ..... juara mtq ......... siapa yang bertanggung jawab ??? kita bertanggung jawab untuk diri kita pertanggung jawaban kita di hadapan Allah, individual konon kabarnya sih, kalo orang indonesia di beberapa negara, dikenali stereotypenya suka yang jenisnya ayam-ayaman (utk pria) suka shopping (kalo wanita). semoga Allah merahmati bangsa ini, yang salah, Allah tunjukkan siksaNya. wassalam, leonardo 0452-21263 *********** REPLY SEPARATOR *********** On 4/11/02 at 6:06 AM rahim rahima wrote: Assalamualaikum Wr.Wb. Dear saudara Darmawan, Apa-apa yang diberitakan media massa seperti yang saudara sampaikan ini,sdh tidak asing ditelinga saya,yang jelas-jelas mengamatinya secara lebih dekat lagi. Banyak hal yang harus dirombak habis,bagi bangsa Indonesia ini,bila memang ingin merubah dan keluar dari lingkaran krisis,yang berkepanjangan,bahkan beranak pinak,dan berbuntut lagi.Dari krisis Ekonomi,merambat ke krisis,yang lain(multi dimensial). Belum selesai problema yang satu,timbul lagi problema yang lain,secara berentetan,tak kunjung padamnya,tak obahnya orang bermain estafet saja.(Sudah jatuh ketimpa tangga lagi) Perombakan itu,dimulai dari diri sendiri,terutama yang harus,merobah total itu adalah mental para pejabat kita.(terlepas dari benar atau tidak benarnya berita yang disampaikan saudara Darmawan dibawah ini,tetapi yang jelas,lebih banyak benarnya).Mengapa saya katakan demikian..?Benar..karena saya yang melihat sendiri,setiap para tamu negara(pejabat dari Indonesia)datang yang katanya tujuannya utk tugas kenegaraan.Tetapi apa benar sepenuhnya tugas itu seperti itu adanya..?memang benar mereka ada bertugas,tetapi apakah membawa hasil yang diharapkan dari kunjungan tsb..?Utk saya pribadi menyatakan,sedikit sekali hasil yang dibawa itu,lebih banyak keuntungan buat pribadi(yaitu berjalan-jalan ke LN,dan salah satu SPJ,yang buntutnya duit lagi..) Mengnai wanita(ini ada benarnya,..karena saya sendiri bertanya langsung pada bagian yang membawa pejabat tsb,malah pejabat itu yang meminta dicarikan "Wanita"(Ini kata salah seorang petugas,yang kebetulan istrinya teman dekat saya,dan saya tanya langsung,saya katakan pada petugas itu,kok mau mengajak pejabat tsb..?" Jawabnya simple saja"tugas". Arak(minuman khamar),Alhamdulillah utk priode Bapak Quraish Shihab ini,tidak terjadi.karena beliau orang yang cukup tahu akan hukum Islam.tetapi apakah tidak ada disuguhkan pada pejabat yang lain..?Jawabnya "Ada",bahkan ada seorang petugas,yang bukan pejabat diplomat,karena ia tak tahu yang ada di atas meja itu adalah khamar,tanpa disengajanya ia meminumnya,setelah dirasakannya,ia bergumam"kok rasanya lain yah..?"yah jelas lain,itu bukannya syirup.Apa boleh buat khamar itu telah masuk dalam perutnya.tapi ia tdk berdosa,karena jelas ia tdk tahu. Ada seorang Ibu Diplomat bertanya pada saya(ketika ada pengajian,ibu-ibu),"Ibu rahima,gimana hukumnya bagi kita yang bertugas jadi Diplomat ini,kita diberikan hadiah beberapa botol khamar,oleh negara lain,apakah kita terima atau tidak..?Juga Bila datang diplomat dari negara lain ketempat kita,apakah harus disuguhkan khamar,karena kita tahu minuman mereka itu khamar,dan mereka pasti akan menyanyakan khamar pada kita..?. Jawab saya ketika itu simple saja"Tidak perlu diterima dan dipersiapkan Buk,..!"Justru kita orang Indonesia yang harus menunjukkan jati diri kita,bukan kita mengikut adat istiadat mereka,yang kalau setiap ada pertemuan itu,lantas ada khamarnya..?(Ini mungkin salah satu cara musuh Islam menjauhkan Islam dari ajarannya,kita harus hati-hati) Lantas,bagaimana dgn sikap kita Bangsa Indonesia dalam menyikapi masalah pejabat-pejabat kita yang suka keluar negeri ini,dgn berbagai macam tingkah lakunya..? Jawabannya"Masyarakat harus kritis dan protes terus,dan ngak boleh ditutup-tutupi".Kalau mahasiswa di Kairo itu,memang sangat kritis sekali.Pejabat pergi nonton "tari perut" saja,sdh keluar berbagai komentar di Bulletin-bulletin yang memprotes.Seharusnya masing-masing delegasi dari masyarakat setempat yang ada di Luar negeri mana saja(maksudnya orang Indonesia tentunya).Terutama yang ada mahasiswanya yang belajar di negara setempat itu,harus kritis,begitupun para "wartawan-wartawati",jgn mau berdiam diri,dan jgn mau disogok dgn iming-iming material,utk menyampaikan kejadian yang sebenarnya.karena bukan zamannya lagi seharusnya "main Duit"itu.Kalau masih ada wartawan yang mau menutupi kejadian yang sebenarnya,"Ini suatukemunduran lagi,mundur yang takkan pernah maju-majunya. Demikian sekilas info tambahan...suatu realita hidup. Wassalam yours (Cairo 11-4-02,Rahimarahim) --- darmawan padang <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Assalamualaikum, wr.wb. Untuk segenap penghuni milist rantau.net, sengaja saya copy kan "sebuah cerita" yang mungkin cukup menarik untuk kita renungkan bersama. wasalam ------------------- sewaktu kunjungan bu mega ke india yg merupakan tour terakhir setelah sebelumnya dari korsel, korut dan cina, mahasiswa india seperti sewaktu ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor ---------------------~--> Buy Stock for $4 and no minimums. FREE Money 2002. http://us.click.yahoo.com/k6cvND/n97DAA/ySSFAA/IYOolB/TM ---------------------------------------------------------------------~-> Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan <AL HASYR (59:18)> =========================================================================== Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Daily Digest : [EMAIL PROTECTED] Nomail : [EMAIL PROTECTED] Individual email : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] Owner address : [EMAIL PROTECTED] URL : http://groups.yahoo.com/group/surau Your use of Yahoo! Groups is subject to http://docs.yahoo.com/info/terms/ RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ATAU Kirimkan email Ke/To: [EMAIL PROTECTED] Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama: -mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda] -berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda] Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung ===============================================

