--- Marven <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Ass.WW
> Solusi diantara keduanya...
>
> 1. Berniat untuk hidup tenang.
> 2. Berniat untuk hidup berdampingan secara damai
Ass.Wr.Wb.
Niat..Semua manusia berniat utk hidup tenang,tak
ada manusia yang tak ingin hidup tenang.Tetapi apakah
semua niat orang itu sama..?Niat orang Palestina,ingin
agar Yahudi keluar dari tanah mereka,sementara Niat
orang Yahudi,ingin menduduki Tanah Palestina..?Suatu
niat yang bertolak belakang bukan..?mana mungkin
disatukan..satu dikutub utara,yang lainnya kutub
selatan.
> Kalau tidak ada niat ini pasti selamanya perang
> terus.
> Bagaimana tindak lanjut dari niat ini?
>
> 1. Hilangkan dendam karena niat untuk damai dan
> berundinglah dimeja
> perundingan, yakinlah seyakinlah seyakinnya bahwa
> pembunuhan, perang hanya
> menimbulkan kehancuran. Ayah mati, Ibu mati, saudara
> mati.. kebudayaan
> hancur.. pendidikan hancur ... setiap nyawa seperti
> diujung tanduk. Kapan
> lagi ya giliran saya>
Orang Yahudi,mau diajak berunding..?Sudah sering
diajak,..namun apa hasilnya..?
> 2. Bagilah daerah yang diperebutkan dengan ikhlash
> dengan niat untuk hidup
> berdampingan secara. Kita ingat dengan kata-kata
> yang diucapkan oleh
> mendiang Yitzak Rabin kepada Yasser Arafat " Anda
> tidak akan memperoleh
> seluruh yang anda inginkan, kami pun tidak akan
> memperoleh seluruh yang kami
> inginkan" Inilah hakikat perdamaian bahwa perdamaian
> itu adalah irisan dari
> seluruh keinginan dari masing kelompok2 dengan
> mengorbankan sebagian dari
> keinginan kita itu.
>
>Sangat Indah di tuliskan sebuah nilai "Perdamaian
itu",tapi bagaimana pelaksanaannya,bila keinginan itu
hanya sepihak saja..?bagaimana kalau pihak yang lain
tak menginginkannya..?bagaimana mungkin kalau satu
pihak bersikap keras,dan egois,utk mempertahankan yang
ia rasa itu adalah "haknya"
Mungkin Yahudi masih merasakan bahwa Palestina asal
mulanya adalah tanah leluhur mereka yang direbut oleh
Ummat islam,kini mereka ingin merebut kembali tanah
yang yang mereka anggap adalah hak mereka.Gimana mau
Damai..?
Wassalam (rahimarahim)
>
>
> -----Original Message-----
> From: Yusniar Marnis [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent: 11 April 2002 16:04
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: [surau] Bibit permusuhan...?
>
>
> Assalamualaikum WrWb,
>
> Sahabat surau yang dimuliakan Allah SWT,
>
> Kemaren sore sepulang kerja saya mampir kerumah
> salah seorang saudaraku.
> Lagi asyik ngobrol, tiba-tiba datang keponakanku
> yang baru berumur 5 tahun
> yang sudah sekolah TK kecil. Keponalanku itu lantas
> bertanya, Etek
> (panggilan kepadaku)..."Yahudi itu jahat ya..?
> Yahudi itu orang kafir, dan
> membantai orang Palestina. Orang Islam harus
> menghancurkan Yahudi..ya..?"
> Saya tersentak..anak balita saja sudah tahu Yahudi
> dan sudah mengerti soal
> peperangan.
> Lantas saya bertanya, "Siapa yang bilang Yahudi itu
> jahat..?" Dengan polos
> keponakanku itu menjawab, "Ibu guru"
>
> Setelah pulang kerumah, diperjalanan saya berfikir,
> "Apakah sudah pantas
> diajarkan sebuah 'permusuhan' kepada anak-anak..?"
> Ya, saya mengerti maksud
> Ibu gurunya yang ingin memperkenalkan cara
> menggalang persatuan Islam dengan
> menghancurkan musuh-musuh Islam.
> Namun saya berfikir, anak-anak itu masih suci jiwa
> dan fikirannya..apakah
> pantas itu diajarkan.
>
>
=== message truncated ===
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Yahoo! Tax Center - online filing with TurboTax
http://taxes.yahoo.com/
RantauNet http://www.rantaunet.com
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3
ATAU Kirimkan email
Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
===============================================