Sanak Fendi, Ambo agiah komentar dibawah, --- fendi KOTO <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Kesannya belum terlaksana, sebaliknya > baik Pemda ataupun DPRD (dalam lingkup daerah) belum > berjalan sesuai mandat > demokrasi yang dicita-citakan oleh masyarakat pada > umumnya. Karena, bila kita Yang kita inginkan adalah suatu kata sepakat, bahwa kita semua akan menuju kesana (target). mengenai biaya, kerugian, dan segala macam hal yang terkait dengan itu akan kita tanggung bersama (tentunya sebagai latihan, target-target yang dibuat adalah hal-hal yang memang akan dilakukan, dipolitisir sehingga menggaung kemasyarakat). Target harus tercapai. Jika ini terjadi, suatu kesamaan, kebersamaan, demokrasi akan otomatis menjadi baik. yang perlu dijaga, jangan sampai visi dan misi tidak tercapai, kejar terus walau berapapun biayanya, jika tidak akan timbul ketidak percayaan satu sama lain. > > Sebagai realitas, tanpa moralitas, apakah kita bisa > percaya bahwa baik > sektor bisnis dan pemerintah akan melakukan hal-hal > yang mengarah pada kebaikan > bersama, common goods, sebagai tujuan dari pembuatan > kebijakan, jika mereka Pada printsipnya orang akan setuju jika ada kebaikan untuknya, kadang kelihatannya kita dalam posisi rugi padahal sebenarnya untung. Umpama: kalau Pemda memberikan tanah dengan harga murah/ free beratus hektar kepada pengusaha untuk membuka daerah industri. dari sisi negatif banyak hal yang terjadi, kita rugi tanah itukan punya nilai, KKN, korupsi, rejeki tidak dibagi-bagi, dsb. dari sisi positif, itu adalah keuntungan besar. pertama berdirinya sektor-sektor usaha, yang akan memperkejakan masyarakat, pemasukan pajak, memperkuat daya beli, ekonomi jadi bergairah, berkurang kemiskinan, dst. > > Kesimpulan saya, apapun visi dan misi Sumbar ke > depan yang hendak di bangun > haruslah di dasarkan pada nilai-nilai moralitas > setiap individu (menuju > kearah bersamaan), demokrasi dalam arti > sesungguhnya, dan SDM yang memadai. Karena > tanpa ke tiga faktor ini, berapapun kekayaan SDA > yang tersedia untuk > pembangunan daerah tidak akan terlihat hasilnya, > sebaliknya akan jadi bencana besar. Setuju, tapi saya lebih setuju target dulu, moralitas dibenahi sambil jalan. seperti syiar Nabi, targetnya islam dulu baru moralnya dibetulkan satu demi satu. Mengenai bencana, sekarang kita sedang mengalaminya, Indonesia seharusnya sudah bangkrut, jadi tidak ada lagi yang perlu dikhawatirkan ?. Salam, Fery. __________________________________________________ Do You Yahoo!? Yahoo! Sports - Coverage of the 2002 Olympic Games http://sports.yahoo.com RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ATAU Kirimkan email Ke/To: [EMAIL PROTECTED] Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama: -mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda] -berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda] Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung ===============================================

