Membangun sebuah Bandara seperti ini akan melibatkan banyak bidang, masing-2 bidang 
tentu ada main contractornya. Biasanya main contractor dari jakarta, tapi sub 
contractornya dari daerah, dan Pemda Sumbar juga bisa mensyaratkan agar main 
contraktor untuk manggandeng subcon dari sumbar. Kalau kenyataannya tidak demikian 
baru kito protes. Cubolah cari info nan jaleh dek urang di kampuong.


> [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED]: Fri, 28 Sep 2001 08:28:17 
>+0700
> [RantauNet] Bandara Katapiang , proyek 1,8 Trilyun.Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
>
>
>
>Proyek Bandara Ketaping saat ini dalam phase perencanaan , kontrak telah
>ditandatangani dan konstruksi fisik mungkin akan mulai tahun depan, saat ini
>dalam kerja perencanaan. Kebetulan saya pernah bertemu dengan salah seorang
>kontraktor yg kecipratan proyek besar ini, dan perusahaaan tempat saya kerja
>saat ini sedang mengejar tender salah satu bagi proyeknya.
>Bayangkan nilai 1,8 Trilyun adalah lebih besar daripada PAD Sumbar sendiri.
>Kalau kita cerdik , masyarakat sumbar harusnya bisa mendapatkan berkah (
>kecipratan dana ) yg besar dari proyek ini serta proyek ini bisa sedikit
>membantu menggulirkan perekonomian Sumbar .
>
>Justru sekarang lah kesempatan bagi para pengusaha di Sumbar , khususnya Padang
>dan Pariaman untuk dapat terlibat sebagai subkontraktor atau vendor, masak kita
>hanya kebagian jual nasi kapau saja ? atau urang awak hanya jadi penonton sajo ?
>Sudah keduluan PT AQUA yg menambang air mineral di Bukittinggi , ada proyek
>besar di Ketaping hanya jadi penonton saja , sungguh menyedihkan. ( ba'a ko rang
>Piaman , cukup manjua sate ajo piaman sajo ka urang proyek ? )
>
>Proyek ini didanai bantuan luar negeri dari Jepang , dan dana sebagian besar
>akan kembali lagi ke Main Contractor nya yg dari Jepang ( biasa ! ), sedangkan
>main local contractornya adalah PT Adhi Karya.Nah justru pengusaha Sumbar
>haruslah berjuang untuk mendapatkan pula bagiannya. Setidaknya dapat bagian 10 %
>saja ( Rp 180 milyar ) sudah lumayan. Pemda dan DPRD Sumbar mengetahui pasti
>mengetahui hal tsb , karena kontraktor nya telah presentasi di Sumbar , tapi
>apakah Pemda Sumbar menginformasikan pula ke kontraktor lokal ?
>
>Biasanya kontraktor pun kebanyakan dari Jakarta karena kedekatan lobby dan
>informasi.
>Mungkin kita bisa mulai mencoba mendayagunakan milis ini untuk mengoptimalkan
>penyerapan dana proyek tsb bagi masyarakat Sumbar khususnya  pengusaha di daerah
>Padang dan Pariaman, karena Bandara ini berlokasi di Kabupaten Pariaman ( ba'a
>Ajo Duta ? )
>
>Dunsanak nan ado di Jakarta mungkin bisa cari info , peluang bisnis atau
>pekerjaan subkontraktor apa yg bisa dikerjakan , supply barang apa yg bisa
>disediakan dan banyak info peluang lainnya. Info tsb bisa kita sampaikan pada
>dunsanak nan ado di Sumbar.
>Dunsanak di Sumbar mungkin bisa melobby Pemda dan DPRD agar pengusaha lokal
>Sumbar bisa mengerjakan proyek ini.
>
>Untuk para Ustadz dan Da'i bersiap siaplah berdakwah sebab ketika proyek mulai
>berjalan tahun depan dipastikan kemaksiatan akan meningkat , karena suatu hal yg
>biasa para pekerja proyek yg jauh dari istri akan mencari WTS ( bayangkan 1,8
>trilyun , sebagian akan sampai juga pada para WTS , Astagfirullah )
>
>Nah ba'a dunsanak di lapau nan ko , mungkin kita bisa berbuat sesuatu.
>
>Wassalam
>




------------------------------------------------------------
Free Web-email ---> http://mail.rantaunet.web.id
Komunitas Minangkabau  ---> http://www.rantaunet.com

RantauNet http://www.rantaunet.com

Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3

ATAU Kirimkan email
Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
===============================================

Kirim email ke