makanya saya katakan bahwa, ada baiknya adek ikut dulu. Tak mesti harus jadi PKS kok.
Jelas berbeda, berdiri di luar pagar tetap tidak sama dengan berdiri di dalam pagar. Karena informasi yg didapat, sangat berbeda dengan antara yang disampaikan oleh pendengar dengan yang disampaikan oleh penyampai langsung.
Terima kasih atas ajakannya dan tidak bermaksud untuk berputar-putar namun seperti saya katakan sebelumnya, bukankah untuk mengetahui sesuatu tidaklah harus masuk ke dalamnya? Seperti halnya misalnya kita mempertanyakan katakanlah aktivitas PDIP, apakah kita harus ikut ke dalam aktivitas partai dulu? Atau kita nilai dokumen resmi, kegiatan, dan sepak terjang tokohnya? Kemudian kita mintakan dasar-dasarnya agar jelas tepat tidaknya.
Seperti halnya, Daud Rasyid mengomentari NM berdasarkan tulisan-tulisannya. Apakah Daud Rasyid harus bergabung dalam majelis NM sebelum menanyakan/mengomentari? Apakah dengan begitu buku-buku bantahan para ulama berkurang bobotnya karena mereka tidak mengikuti halaqah yang dikomentari?
Oleh karena itu, saya tanyakan, apakah informasi pada situs resmi PKS dan aktivitas tokoh-tokohnya tidak cukup merepresentasikan PKS sendiri?
Dengan begini justru sayalah yang merasa pertanyaan-pertanyaan saya belum terjawab.
Wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Ahmad Ridha
____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://groups.or.id/mailman/options/rantau-net
____________________________________________________
