| ï
----- Original Message -----
From: M. Ismet
Ismail
Sent: Saturday, March 20, 2004 8:42
AM
Subject: Re: [EMAIL PROTECTED] PAN Bgr Re:
28alasanPK-SejahteramusuhWong'Licik'(2/28)
Assalamu'alaikum.
Sanak Adrismanan yth.
Membaca email dari Ae Riyadi sebenarnya ia hanya mau
mengklarifikasikan apakah patut itu seorang muslim mencium perempuan yang bukan
muhrimnya ? Cobalah anda untuk berani mengungkapkan yang salah iitu salah
walaupun itu berasal dari orang yang mungin anda kagumi. Jangan terlalu mudah
mengabaikan hal-hal yang saudara anggap sepele.
Wassalam
MII
Wa'alaikumsalam wr.wb.
Sanak M.Ismet Ismail yth.
Terima kasih atas tanggapan dan kritikan sanak terhadap saya.
Anyway, Pak Habibie adalah manusia luar biasa yang pernah lahir di negeri
kita, saya rasa sanak ataupun sanak AE Riyadi juga sepakat tentang hal ini,
kiprahnya dan dedikasinya untuk memajukan bangsa ini sudah tak perlu diragukan
lagi.
Satu satunya yang mungkin tidak pas iyalah beliau datang dimasa masa
Soeharto, "the right person at the wrong time".
Kalau saja beliau datang dimasa masa sekarang ini, tak diragukan lagi
beliau mungkin akan menjadi pesaing yang serius untuk Pak Amin Rais.
Sehubungan dengan berita...(gossip..?) yang dilewatkan dimilis ini tempo
hari, saya sendiri tidak dalam kapasitas membela keislaman atau keimanan
seseorang, hanya Allah swt lah yang berhak mengadili berdosa atau tidaknya
seseorang.
Andai saja memang berita tersebut benar adanya, saya bisa
mengerti sebatas kapasitasnya sebagai tokoh masyarakat yang berhubungan
dengan segala lapisan masyarakat didalam dan diluar negeri, tapi hal ini tidak
akan mengurangi kekaguman saya sedikitpun terhadap beliau..., dan saya sadari
sepenuhnya tiap2 diri manusia itu tidak ada yang sempurna, banyak kelebihannya
dan tak sedikit juga kekurangannya.
Kewajiban kita sebagai sesama muslim hanyalah mengingatkan kepada
sesama muslim jika ada kesalahan / pelanggaran, bukannya menggossipkan atau
memblow up kekurangan rekan muslim tersebut. Inilah yang essential dari
komentar saya terhadap postingan sanak AE Riyadi tersebut.
Walaupun saya akui kekaguman belum tentu menandakan saya sepakat dengan
cara2 atau pilihan orang yang saya kagumi tersebut.
Karena tetap saja kita sebagi muslim punya nilai2/ value yang saya
pasang untuk diri saya sendiri, dan saya meyakini salah satu hadits nabi yang
mengatakan lebih baik seseorang itu menyentuh bara yang panas daripada menyentuh
kulit perempuan yang bukan mukhrimnya.
Dibawah saya lampirkan sedikit mengenai riwayat beliau, andai saja
kita lupa bahwa Pak Habibie ini pernah berjasa dan punya andil penting robohnya
orba dan berkesempatannya kita berdemokrasi dijaman reformasi sekarang
ini.
wassalam
Adrisman
======================================================================================================================
Habibie, Bacharuddin Jusuf Sosok Manusia
MultidimensionalMantan Presiden RI Ketiga, Si Jenius ilmuwan konstruksi pesawat terbang, ini selalu menjadi berita hangat jika menginjakkan kakinya di tanah air, sepulang dari âtanah idamannyaâ Jerman. Pada masa emas kejayaan dengan segudang jabatan diemban, dialah manusia paling multidimensional di Indonesia. Ia manusia cerdas ajaib yang sempat menghadirkan selaksa harapan kemajuan teknologi demi kejayaan negeri ini. Sepakterjangnya penuh kontroversi, banyak pengagum namun tak sedikit pula yang tak sependapat dengannya. Setiap kali, peraih penghargaan bergengsi Theodore van Karman Award, itu kembali dari âhabitatâ-nya Jerman, ia selalu menjadi berita. Betulkah dia ingin berebut kursi RI-1? Apa kendaraan politiknya? Agak aneh, memang, anak bangsa yang satu ini. Dia hanya setahun kuliah di ITB Di Indonesia dia 20 tahun menjabat Menteri Negara Ristek/Kepala BPPT, memimpin 10 perusahaan BUMN Industri Strategis, dipilih MPR menjadi Wakil Presiden RI, dan disumpah oleh Ketua Mahkamah Agung menjadi Presiden RI menggantikan âprofessorâ politiknya Soeharto. Soeharto yang tampaknya merasa dikhianatinya menyerahkan jabatan presiden itu kepadanya berdasarkan Pasal 8 UUD 1945. (Tampaknya Habibie diduga sebagai dalang penolakan 14 menteri untuk duduk kembali dalam Kabinet Reformasi Pembangunan yang direncanakan Soeharto, suatu dugaan yang tak pernah diklarifikasi). Spekulasi perihal dugaan pengkhianatan ini makin berkembang tatkala Soeharto tak pernah membuka pintu bagi Habibie sejak dilantik menjadi presiden. Sampai akhirnya Habibie dipaksa pula lengser akibat refrendum Timor Timur memilih merdeka. Pidato Pertanggungjawabannya ditolak Itulah sosok dan kilas balik singkat perjalanan hidup B.J. Habibie, lelaki kelahiran Pare-Pare, 25 Juni 1936 ini. Dia penuh kontroversi dan merupakan sosok manusia paling multidimensional di Indonesia. Begitu banyak kawan-kawannya dan nyaris segitu banyak pula orang yang tak setuju dengan sepakterjang tokoh industri pesawat terbang kelas dunia yang memperoleh berbagai penghargaan, salah satunya paling berkelas adalah Theodhore van Karman Award dari Pemerintah Ketika dia mendirikan ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia) dan didaulat menjadi Ketua Umum, misalnya, sebagai antitesa berdiri pula Forum Demokrasi (Fordem) pimpinan Abdurrahman Wahid alias Gus Dur yang populis dan egaliter serta inklusif. ICMI, yang dalam perjalanan selanjutnya praktis menjadi kekuatan politik Habibie, oleh Gus Dur dituding sebagai sektarian karena itu kurang bagus untuk masa depan sebuah bangsa yang majemuk seperti Ketika pada 10 Agustus 1995 dia berhasil menerbangkan pesawat terbang N-250 âGatotkocoâ kelas commuter asli buatan dan desain putra-putra terbaik bangsa yang bergabung dalam PT Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN, kini menjadi PT Dirgantara Indonesia), dia diserang pelaku ekonomi lain bahwa yang dibutuhkan rakyat Indonesia adalah beras bukan âmainanâ pesawat terbang. Pemikiran ekonomi makro Habibie yang terkenal dengan Habibienomics, dihadirkan oleh lingkarannya sebagai counter pemikiran lain seperti Widjojonomics (yang sesungguhnya merupakan Soehartonomic). Ketika Habibie berhasil membarter (tukarguling) pesawat terbang âTetukoâ CN-235 dengan beras ketan itam Dan kontroversi paling hangat adalah ketika dia menawarkan opsi otonomi luas atau bebas menentukan nasib sendiri kepada rakyat Timor Timur, satu propinsi termuda Dari sekian puluh mungkin ratusan sepakterjang kontroversialnya, kasus lepasnya Timor Timur agaknya menjadi sesuatu âkesalahanâ fatal seorang presiden yang sesungguhnya telah bersumpah dan berkewajiban mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sutau kesalahan yang memang sangat âtabuâ untuk dimaafkan. Kesalahan ini mengakibatkan penolakan terhadap pidato pertanggungjawaban Habibie dalam Sidang Umum MPR RI hasil Pemilu 1999, Pemilu terbaik paling demokratis setelah Pemilu tahun 1955. Penolakan ini jelas menciutkan nyali Habibie untuk terus maju sebagai kandidat calon presiden. Maka, jadilah Habibie kembali ke habitatnya di Jerman. Ketika Habibie menjabat presiden hampir tidak ada hari tanpa demonstrasi. Demonstrasi itu mendesak Habibie merespons tuntutan reformasi dalam berbagai bidang kehidupan berbangsa dan bernegara, seperti kebebasan pers, kebebasan berpolitik, kebebasan rektrutmen politik, kebebasan berserikat dan mendirikan partai politik, kebebasan berusaha, dan berbagai kebebasan lainnya. Namun kendati Habibie merespon tuntutan reformasi itu, tetap saja pemerintahannya dianggap merupakan kelanjutan Orde Baru. Pemerintahannya yang berusia 518 hari hanya dianggap sebagai pemerintahan transisi. Teknologi Terbang Keinginan Habibie mengakselerasi pembangunan sesungguhnya sudah dimulainya di industri pesawat terbang IPTN dengan menjalankan program evolusi empat tahapan alih teknologi yang dipercepat âberawal dari akhir dan berakhir di awalâ. Empat tahapan alih teknologi itu, pertama, memproduksi pesawat terbang berdasarkan lisensi utuh dari industri pesawat terbang lain, hasilnya adalah NC 212 lisensi dari Casa Spanyol. Kedua, memproduksi pesawat terbang secara bersama-sama, hasilnya adalah âTetukoâ CN-235 berkapasitas 30-35 penumpang yang merupakan produksi kerjasama secara equal antara IPTN dengan Casa Spanyol. Ketiga, mengintegrasikan seluruh teknologi dan sistem konstruksi pesawat terbang yang paling mutakhir yang ada di dunia menjadi sesuatu yang sama sekali didesain baru, hasilnya adalah âGatotkocoâ N-250 berkapasitas 50-60 penumpang yang dikembangkan dengan teknologi fly-by-wire dari Airbus. Keempat, memproduksi pesawat terbang berdasarkan hasil riset kembali dari awal, yang diproyeksikan bernama N-2130 berkapasitas 130 penumpang dengan biaya pengembangan diperkirakan sekitar 2 milyar dolar AS. Empat tahapan alih teknologi yang dipercepat didefinisikan âbermula dari akhir dan berakhir di awalâ, memang sukar dipahami pikiran awam. Habibie dianggap hanyut dengan angan-angan teknologinya yang tidak memenuhi kebutuhan dasar teknologi Pemeritnahan Orde Baru sangat memanjakan program empat tahapan alih teknologi Habibie dengan menempatkan berbagai proyeknya sebagai industri strategis yang menyedot banyak dana. Satu di antaranya, yang paling spektakuler, adalah IPTN, yang sepanjang zaman disubsidi. Sehingga ketika perusahaan ini diposisikan sama seperti BUMN lainnya yang harus mampu membiayai dirinya, perusahaan yang kini bernama PT Dirgantara Lalu, dalam kesempatan deklarasi pendirian Masyarakat Ilmuwan dan Teknolog Indonesia (MITI), Habibie menyebutkan hancurnya IPTN adalah ulah IMF yang menghambat Pemerintah RI membantu pengembangan pesawat terbang dengan mencantumkan klausal pencabutan subsidi dalam Letter of Intent (LoI). Nasionalisme Habibie Istri adalah alasan utama Habibie tinggal di Jerman. Pendamping hidup sekaligus teman suka dan duka yang sudah dikenal sejak anak-anak umur 14 tahun, dr. Hasri Ainun Habibie. Putri keempat H. Mohammad Besari itu disebut terbaring menjalani perawatan di sebuah rumahsakit di Jerman. Habibie ingin untuk selalu harus bisa mendampingi istri, dan harapnya istri juga akan selalu bisa mendampinginya. Menurut tim dokter yang menanganinya, Hasri Ainun belum dibenarkan tinggal atau berkunjung ke daerah tropis karena kelembabannya tinggi. Karena itu, tim dokter merekomendasikan untuk tinggal di Jerman sampai sehat secara tuntas. Kepergiannya untuk bermukim di jerman dalam jangka lama, mengundang pertanyaan beberapa pihak tentang nasionalisme Habibie. Walaupun sesekali Habibie masih mau berkunjung ke negeri kelahiran, tanah tumpah darahnya Organisasi ini sesungguhnya cukup mapan dan siap menjadi âjuru kampanyeâ Habibie berebut kursi tertinggi, bersama âMakassar Connectionâ atau SDM (Semua dari Kendati demikian, kepulangan ke tanah air Habibie agaknya hanya karena dia ingin dikenang sebagai manusia yang baik. â"Mungkin saat ini tak disadari. Tapi bisa jadi, berguna satu saat kelak, bila saya sudah tiada nanti," tutur lelaki itu, lirih,â demikian tulis Liputan6.com. Adalah stasiun TV SCTV ini, dikenal sangat dekat dengan Habibie, yang pada 2 Juli 2002 menyiarkan langsung dari Jerman kesaksian Habibie dalam kasus pelanggaran HAM berat Timtim untuk kebutuhan persidangan di Pengadilan Ad Hoc HAM Jakarta Pusat.. Habibie menyebutkan presiden itu bukan segala-galanya. Walau jenius dengan memperoleh royalti atas delapan hak paten hasil temuannya sebagai ilmuwan konstruksi pesawat terbang seperti dari Airbus dan F-16, dia mengaku masih banyak yang jauh lebih baik dari dirinya. Lama bermukim di lingkungan yang sangat menghargai ketokohan dan personality setiap orang, Habibie mendefinisikan jika ingin dihargai maka yang diperhatikan orang lain adalah sikap yang tak berubah terhadap lingkungan. Menurutnya status, jabatan, dan prestasi bukan alasan untuk berubah terhadap lingkungan. Itulah sebabnya, ketika sudah menjadi RI-1 sikap Habibie terhadap lingkungan tetap tidak berubah. Malah semakin menampakkan watak aslinya, misalnya tidak mau diam dan bergerak sesuka hati padahal sudah ada aturan protokoler yang harus dipatuhi. Terngianglah saat itu singkatan Habibie sebagai âHari-hari Bikin Bingungâ. â tsl/ht |
____________________________________________________ Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://groups.or.id/mailman/options/rantau-net ____________________________________________________
