Keunggulan Jerman Bukan Cuma Bola Lambung !!!
Dengan besar dan tinggi badan pemain Jerman yang melebihi dari para pemain
Spanyol, bukanlah berarti para pemain Jerman hanya unggul dalam permainan bola2
lambung seperti anggapan beberapa orang di millist ini.
Terbukti dalam berbagai penampilan2 sebelumnya, para pemain Jerman memang
memiliki teknik, strategi, dan ketrampilan perorangan yang lebih tinggi
daripada para pemain Spanyol.
Kalkulasi2 hitungan pun membuktikan bahwa angka raihan Spanyol masih dibawah
angka raihan Jerman. Sampai saatnya saling berhadapan ternyata Jerman pernah
kebobolan gawangnya cuma sekali sedangkan Spanyol sudah dua kali kebobolan
gawangnya.
Keunggulan Jerman dari Spanyol mencakup segala bidang kecuali pengalaman
masing2 pemain-nya ternyata Spanyol lebih banyak pemain2 yang berpengalaman
professionalnya.
Satu2nya gol yang dihasilkan oleh Spanyol-pun terbukti berasal dari bola
lambung yang disundul oleh Puyol sehigga menembus gawang Jerman. Dan hal ini
membuktikan bahwa bola lambung tetap juga menjadi andalan team Spanyol.
> "Greg Le Mond" <grek_2...@...> wrote:
> Jerman itu bukan bertahan mus, tapi
> mati kutu lini tengahnya, Ozil dan
> Schweinsteiger gak berkutik, dengan
> postur tubuh yg tinggi itu aturan jerman
> banyak maen bola lambung, spanyol itu
> maen bola bawah tik tak tik tuk cepat,
> bodo kan jerman? Rebut bola aja gak
> mampu. Liat cerdiknya spanyol, tiap
> tendangan penjuru gak mau dilambung krn
> akan dihadang pemain jerman yg jangkung
> jangkung kayak si matezacker yg 2 meter
> tingginya itu
>
Jelas waktu melawan Spanyol, jarang pemain Jerman yang maju kemuka untuk
mempersiapkan serangan balik. Mereka lebih menekankan pertahanan atau bertahan
katimbang menyerang. Dan tidak bisa disangkal, pertahanan Jerman juga sangat
rapat hingga susah ditembus oleh serangan Spanyol.
Memang, sekali2 Jerman juga membalas serangan2 ke gawang Spanyol dengan sangat
akurat dan kompleks yang sama sekali tidak mampu dikawal atau dicegah barisan
belakang Spanyol yang dalam hal ini, krisis yang dialami Spanyol yang harusnya
membuahkan gol kalo anda hitung ternyata lebih banyak dibandingkan apa yang
bisa dilakukan pemain atau penyerang Spanyol ke gawang Jerman.
Tetapi serangan2 akurat yang begitu kompleks yang seharusnya membuahkan bukan
cuma satu gol melainkan sekitar empat atau lima gol ternyata digagalkan oleh
kiper Spanyol. Kita harus akui, bahwa kiper luar biasa prestasinya, satu2nya
kiper yang berhasil dalam menahan bola menembus gawang-nya. Tanpa keistimewaan
kiper Spanyol ini, Jerman sudah berhasil menang paling sedikit 4-1. Tendangan
atau serangan team Jerman meski tidak sebanyak serangan ber-tubi2 yang
dilakukan Spanyol, namun dalam akurasi serangan2nya sangatlah tinggi dan
kompleks.
Betul, Spanyol berhasil melakukan serangan yang lebih banyak dan ber-tubi2,
tapi tidak satupun yang akurat dan kompleks. Meskipun anda menganggap bahwa
Jerman tidak berdaya dalam operan2 bola rendah dan hanya mengandalkan kelebihan
dalam mengolah bola2 lambung, ternyata buktinya tidak benar karena satu2nya gol
yang diciptakan oleh penyerang Spanyol justru berasal dari bola lambung tinggi
yang disundul oleh Puyol menembus gawang Jerman.
Sementara itu juga bisa dibuktikan, serangan2 akurat yang berulang kali
mengancam gawang Spanyol yang berhasil dipatahkan oleh kiper Spanyol justru
adalah bola2 rendah yang berulang kali hampir membuahkan gol2.
Gawang Spanyol bukan tidak bisa ditembus Jerman melainkan kurangnya serangan2
Jerman yang tidak seperti yang dilakukannya terhadap Brazil. Bahkan
dibandingkan Brazil, Spanyol masih dibawah tingkatnya karena sesungguhnya,
Brazil lebih susah untuk dikalahkan oleh Jerman. Hal ini terbukti, bahwa
memang dalam babak penyisihan, belum pernah Brazil dikalahkan, padahal Spanyol
pernah kalah satu kali 0-1 dalam menghadapi Swiss.
Memang, pelatih Jerman menyesalkan gawangnya kebobolan dan menyalahkan pemain
belakangnya salah posisi. Tapi menurut saya, semua team sama saja dalam
membuat kesalahan2 seperti ini, tapi yang penting harus bisa melakukan banyak
serangan2 balik yang seimbang sehingga memungkinkan juga mmanfaatkan kesalahan2
lawan yang seperti ini. Tidak mengapa Jerman kebobolan satu kali, kalo mereka
tidak mengabaikan serangan2 yang berakurasi tinggi ini untuk juga membobolkan
gawang lawan dua, tiga, atau empat kali.
Bagi Belanda lebih berat melawan Jerman daripada melawan Spanyol. Jadi
walaupun Spanyol bermain all-out, tetap bukan lawan seimbang untuk bisa
mengalahkan Belanda. Memang banyak pemain Belanda yang cedera sewaktu
pertandingannya yang paling akhir melawan Uruguay, tapi seharusnya cedera2
seperti ini haruslah bisa diatasinya dan tidak terlalu mempengaruhi kesempatan
Belanda kali ini untuk keluar menjadi juara dunia bola 2010.
Tetapi saya tetap mengakui bahwa Spanyol masih memiliki kesempatan yang
kemungkinannya 1:1 dalam menghadapi Belanda yang para pemainnya kemungkinan
juga bisa mengalami stress yang sama seperti yang dialami para pemain2 Jerman.
Namun harus kita juga mengingatnya, bahwa para pemain Belanda ini adalah para
pemain yang berpengalaman, berbeda sekali dengan Jerman yang hampir kesemuanya
adalah pemain baru yang belum banyak pengalamannya. Selama berlangsungnya
kejuaraan dunia bola 2010, Belanda belum pernah mengalami kekalahan, sebaliknya
Spain pernah mengalami satu kekalahan dalam babak penyisihan.
Ny. Muslim binti Muskitawati.