Salam, 
Dongeng yang semula karangan orang Yahudi dan kemudian dijiplak oleh  agama 
Kristen dan Islam, memang sungguh menarik dan berhasil menghasut banyak orang 
yang lemah fikiran meskipun  sangat cerdas dalam bidangnya masing2.
Wasalam,
Wal Suparmo


--- Pada Sel, 4/5/10, aris dianto <[email protected]> menulis:


Dari: aris dianto <[email protected]>
Judul: -:: Milist NB::- kisah nabi
Kepada: [email protected]
Tanggal: Selasa, 4 Mei, 2010, 5:00 PM


  






NABI IDRIS AS 
Tidak banyak keterangan yang didapat tentang kisah Nabi Idris di dalam Al-Quran 
maupun dalam kitab-kitab Tafsir dan kitab-kitab sejarah nabi-nabi. Di dalam 
Al-Quran hanya terdapat dua ayat tentang Nabi Idris yaitu dalam surah Maryam 
ayat 56 dan 57:


"Dan ceritakanlah ( hai Muhammad kepada mereka , kisah ) Idris yang terdapat di 
dalam Al-Quran. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat membenarkan dan 
seorang nabi. 57 - Dan Kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi." { 
Maryam : 56 - 57 }

Nabi Idris adalah keturunan keenam dari Nabi Adam putera dari Yarid bin 
Mihla'iel bin Qinan bin Anusy bin Syith bin Adam A.S. dan adalah keturunan 
pertama yang dikurniai kenabian menjadi Nabi setelah Adam dan Syith.
Nabi Idris menurut sementara riwayat bermukim di Mesir di mana ia berdakwah 
untuk agama Allah mengajarkan tauhid dan beribadat menyembah Allah serta 
membeeri beberapa pendoman hidup bagi pengikut-pengikutny a agar menyelamat 
diri darii seksaan di akhirat dan kehancuran serta kebinasaan di dunia. Ia 
hidup sampai usia 82 tahun.

Diantara beberapa nasihat dan kata-kata mutiaranya ialah :
1 . Kesabaran yang disertai iman kepada Allah membawa kemenangan.
2 . Orang yang bahagia ialah orang yang berwaspada dan mengharapkan syafaat 
dari Tuhannya dengan amal-amal solehnya.
3 . Bila kamu memohon sesuatu kepada Allah dan berdoa maka ikhlaskanlah niatmu 
demikian pula puasa dan solatmu.
4 . Janganlah bersumpah dalam keadaan kamu berdusta dan janganlah menuntup 
sumpah dari orang yang berdusta agar kamu tidak menyekutui mereka dalam dosa.
5 . Taatlah kepada raja-rajamu dan tunduklah kepada pembesar-pembesarmu serta 
penuhilah selalu mulut-mulutmu dengan ucapan syukur dan puji kepada Allah.
6 . Janganlah iri hati kepada orang-orang yang baik nasibnya, karena mereka 
tidak akan banyak dan lama menikmati kebaikan nasibnya.
7 . Barang siapa melampaui kesederhanaan tidak sesuatu pun akan memuaskannya.
8 . Tanpa membagi-bagikan nikmat yang diperolehnya seorang tidak dapat 
bersyukur kepada Allah atas nikmat-nikmat yang diperolehnya itu.

Dalam hubungan dengan firman Allah bahawa Nabi Idris diangkat kemartabat tinggi 
Ibnu Abi Hatim dalam tafsirnya meriwayatkan bahawa Nabi Idris wafat tatkala 
berada di langit keempat dibawa oleh seorang Malaikat Wallahu a'alam bissawab







Kirim email ke