wah….. kasian amat tuch… firaun, matinya nggak elit……….. pastio boong
tuch….apa sich yanggak bisa yang dilaukan orang barat untuk mendeskreditkan
islam……… 

tapi yang pasti…… 

ISLAM bahagia pada akhirnya……..

 

From: [email protected]
[mailto:[email protected]] On Behalf Of muskitawati
Sent: Thursday, February 18, 2010 12:43 PM
To: [email protected]
Subject: [GerejaBethanyIndonesia] Study DNA Membuktikan Firaun Mati Karena
Malaria !!!

 

  

Study DNA Membuktikan Firaun Mati Karena Malaria !!!

Semua dongeng2 agama terbukti tidak benar, dari hasil penelitian DNA milik
firaun, ternyata kematiannya disebabkan infeksi Malaria dari jenis Malaria
Falcifarum.

Rontoklah keimanan semua umat Islam atau Nasrani yang masih saja mempercayai
kitab2 sucinya yang menyatakan bahwa Firaun itu mati tenggelam waktu laut
merah dibelah oleh nabi Musa.

Mayat Firaun ditemukan utuh dalam pyramida dan diawetkan (dibalsem) sebagai
mummi.

Dongeng2 tentang nabi Musa tidak pernah ada catatannya didalam hyrogliph
Pyramida yang menjadi kuburan sang pharaoh ini.

http://www.physorg.com/news185545244.html

Penelitian DNA testing ini dilakukan para ahli2 dari Mesir, Italia, dan
Jerman yang hasilnya dinyatakan sebagai "Yang Paling Dipercaya".

Meskipun hasil penelitian banyak ahli ini dilakukan oleh berbagai negara
yang tidak sama, namun hasilnya tetap sama yaitu sang Pharaoh mati karena
terinfeksi parasit Malaria Falcifarum, dan bukan mati tenggelam di laut
Merah seperti yang tertulis dalam Quran atau Bible.

Penyakit parasit Malaria Falcifarum merupakan penyakit chronis dengan
penderitaan yang sangat lama yang bahkan seumur hidupnya. Sangat berbeda
kalo mati tenggelam dilaut Merah yang mati karena serangan akut terhadap
pernapasannya yang ternyata dalam testing DNA ini disangkal kemungkinannya.

Meskipun semua ahli2 genetika maupun sudah sepakat akan hasil penelitian
mereka secara sangat meyakinkan karena bukti2 yang tidak mungkin dibantah
lagi, namun tetap saja Zahi Hawass of the Supreme Syariah Law di Cairo
menolak hasilnya karena hanya Quran saja yang benar dan penelitian ahli2
yang cuma manusia bisa saja salah. Menurutnya, keyakinan itulah yang paling
benar bukan hasil penelitian.

Jadi kalo berpijak kepada hasil penelitian, maka isi Quran itu salah fatal
karena terbukti bahwa Firaun tidak pernah tenggelam dilaut merah ataupun
dilaut mana saja karena terbukti penyebab kematiannya disebabkan menderita
Malaria Falcifarum.

Juga tidak mungkin Pharaoh ini bisa mengejar nabi Musa dengan kereta
kudanya, karena ternyata Firaun ini berjalan dengan tongkatnya karena
menderita nekrosis tulang yang menyebabkan kakinya hampir lumpuh total
sehingga susah untuk berdiri, apalagi berlari bahkan berjalan juga sangat
sulit.

Masya'Allah, kalo Quran saja bisa dibuktikan kesalahannya, tentu tak
mungkinlah memaksa agar umat harus percaya, apalagi umat diluarnya. Disini
terungkaplah kebenaran yang sejati, yaitu Quran sama sekali bukan kebenaran
tapi penuh kesalahan2 yang fatal.

http://www.thehimalayantimes.com/fullNews.php?headline=King+Tut+likely+had+c
lub+foot%2C+killed+by+malaria%3A+study
<http://www.thehimalayantimes.com/fullNews.php?headline=King+Tut+likely+had+
club+foot%2C+killed+by+malaria%3A+study&NewsID=228139> &NewsID=228139

Ny. Muslim binti Muskitawati.



Kirim email ke