Bila Gereja di Belanda Bermetamorfosis Menjadi Masjid
Jumat, 25 September 2009 09:31

Amsterdam, NU Onine
Banyak gereja di Belanda yang beralih fungsi menjadi masjid dalam beberapa 
dekade ini. Salah satunya Gereja Immanuel yang menjadi Masjid Al Hikmah, Den 
Haag atau yang biasa disebut Masjid Indonesia.

Menurut seorang pengurus Masjid Al Hikmah, Rudy Ervan, gereja tersebut 
didirikan pada 1958. Bangunan gereja ini kemudian dibeli Probosutedjo, 
pengusaha terkenal asal Indonesia, seharga sekitar 1.350.000 golden.

"Waktu itu, ada dua gereja yang dijual, setelah diputuskan dan proposal kami 
disetujui, akhirnya jatuh pada Gereja Immanuel," jelas Rudy.

Oleh Probosoetedjo masjid tersebut kemudian diwakafkan kepada masyarakat 
Indonesia pada awal Juli 1996. Probosutedjo mewakafkan masjid ini atas nama 
kakaknya, Haris Sutjipto yang wafat di rumah sakit di Leiden, Belanda pada 
akhir tahun 1995.

Masjid Al Hikmah merupakan bangunan dua lantai yang mampu menampung sekitar 
800 jamaah. Pada hari Jumat dan selama bulan Ramadan, biasanya jumlah jamaah 
bisa mencapai sekitar 400 orang.

Lantai dasar, digunakan untuk kegiatan remaja masjid Persatuan Pemuda Muslim 
se-Eropa (PPME) Den Haag, dan aktivitas pengajian lainnya, sementara lantai 
atas, dipergunakan untuk sholat.

Pada akhir pekan masjid ini biasanya menggelar kegiatan pengajian, Taman 
Pendidikan Alquran (TPA) dan buka puasa bersama yang diikuti muslim dari 
berbagai komunitas. Tak hanya muslim Indonesia, tapi juga Maroko, Turki, 
Somalia, dan Belanda.

Selain Gereja Immanuel, di sekitar kawasan centrum Den Haag, terdapat pula 
Synagoge, rumah ibadah Yahudi, yang berubah fungsi menjadi masjid.

Synagoge itu kini menjadi masjid yang dimanfaatkan oleh komunitas Turki.

Di Amsterdam terdapat sekitar lima gereja yang telah dialih fungsikan 
menjadi masjid setelah dibeli oleh masyarakat Turki dan Maroko.

Bahkan di beberapa wilayah, karena jumlah jamaahnya tidak tertampung lagi 
oleh masjid terdekat, takmir masjid akhirnya menyewa sebuah gedung.

"Kita terpaksa menyewa sebuah gedung yang berada di sebelah mesjid PPME 
Amsterdam karena jumlah jamaah yang melaksanakan sholat tarwih begitu 
banyak," jelas Aziz Balbaid, seorang pengurus masjid Persatuan Pemuda Muslim 
se Eropa (PPME) Amsterdam.

Selama Ramadan, katanya, jumlah jamaah yang melaksanakan salat tarwih di 
tempat itu mencapai sekitar 800 orang, sementara mesjid ini sendiri, hanya 
berkapasitas sekitar 200 orang.

"Itulah sebabnya, pengurus mesjid PPME Amsterdam bekerjasama dengan pihak 
kepolisian Belanda untuk melakukan pengamanan di sekitar kawasan mesjid 
karena jumlah jamaah yang sholat tarwih, begitu banyak," kata Aziz.

Bulan Ramadan kali ini, lanjutnya, merupakan tahun keempat dimana mesjid 
PPME Amsterdam kembali menghadirkan imam masjid dari Depok, Jawa Barat, 
Indonesia, Chairul Muttakim Abdullah.

"Mungkin karena pengaruh suara beliau dan resitasinya, sehingga mampu 
menyedot jumlah jamaah untuk melaksanakan sholat tarwih di masjid ini," 
jelasnya.

Jumlah masyarakat muslim di Belanda hingga 2008, telah mencapai sekitar enam 
persen dari penduduk Belanda yang mencapai sekitar 16.3 juta.

Muslim di Belanda mayoritas merupakan pendatang di negeri kincir angin, 
namun sebagian diantaranya ada pula yang mualaf dan karena pernikahan.

Diperkirakan jumlah masjid di Belanda mencapai sekitar 300 unit. Menurut 
Aziz, sejak 2007, pemerintah Belanda telah mengeluarkan aturan baru untuk 
tidak lagi menjual gereja-gereja yang kini banyak ditinggalkan para 
jemaatnya.

"Saya tidak tahu persis alasan pemerintah, tapi yang pasti, mereka sudah 
tidak mengizinkan lagi adanya jual beli gereja-gereja," jelasnya.

Pemerintah Belanda lanjutnya, lebih memilih untuk mengalihfungsikan gereja 
kosong itu menjadi perkantoran atau pemukiman warga. Sebab bila dijual, 
sudah dapat dipastikan, orang-orang Maroko atau Turki akan membelinya untuk 
kemudian dijadikan masjid.

Saat ini di Belanda masih ada beberapa gereja yang kosong dan hingga saat 
ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

Sebagian dari gereja-ereja yang kosong itu telah dihancurkan dan kemudian 
dibangun kembali menjadi rumah hunian bagi masyarakat Belanda.

"Tetapi tetap saja bekas bangunan gereja itu tampak terlalu kecil untuk 
dijadikan sebagai rumah hunian," ujar Aziz. (ant/mad) 


__________ Information from ESET NOD32 Antivirus, version of virus signature 
database 4455 (20090924) __________

The message was checked by ESET NOD32 Antivirus.

http://www.eset.com





------------------------------------

______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan 
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus 
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: 
[email protected] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke