|
Oya? Wah...dunia memang kecil banget
ya jadinya hehehe
Salam,
endah
----- Original Message -----
Sent: Thursday, April 13, 2006 8:37
PM
Subject: Re: [KlubSastraBentang] Re:
Hampir
Perca, Erich ini kayaknya adik kelas kita di 12 deh, yang terus kuliah di
ITB, dia memang aktif menulis. Just happen to know aja, gitu loch.
Terima
kasih Erich. Nanti aku fwd ke Jokpin deh puisimu ini hehehe. Dia pasti
ketawa.
Salam, endah ----- Original Message ----- From:
"Erich H. Ekoputra" <[EMAIL PROTECTED]> To:
<[email protected]> Sent: Wednesday, April 12, 2006 1:26
PM Subject: [KlubSastraBentang] Re: Hampir
> --- In
[email protected], "perca" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > >
HAMPIR > > > > Ada sepasang pengemis buta suatu hari
datang ke rumah. > > Sebelum minta sedekah, mereka bertanya
dulu, > > "Apakah Tuan sudah kaya?" Aku menimpal, "Hampir!" >
> Dengan halus mereka mohon diri, kemudian menuju > > ke
tetangga sebelah yang mungkin saja hampir sisa hartanya. >
> > > Kini aku merasa benar-benar sudah mampu. Telah
kusiapkan > > rapelan sedekah bagi sepasang pengemis buta
itu. > > Mereka muncul juga akhirnya, tapi langsung menuju >
> ke tetangga sebelah tanpa minta sedekah dulu ke aku. > >
Ketika mereka lewat di depan rumahku, samar-samar aku > > mendengar
suara : "Tidak usah mengemis ke tuan yang satu ini. > > Kasihan,
dia hampir miskin. Besok saja kalau dia hampir mati." > > >
> Joko Pinurbo > > (2001) > > > Halo, ini
suara pertama di forum ini. Kerja saya sejatinya konsultan > TI,
dengan sambilannya penerjemah lepas. > > Puisi di atas menyentuh
sekali. Pun begitu, saya ingin mencoba > kenakalan saya membuat
parodi. Kepada Mas Joko Pinurbo, beserta para > penggemarnya,
saya mohon maaf sebelumnya. Puisi berikut tidak untuk >
dipublikasikan. :) > > MASIH > > Seorangkaya satu
kali kedatangan sepasang pengemis buta. > Sebelum memberi sedekah,
orangkaya bertanya, > "Masihkah kalian miskin?" Berpadu jawab mereka,
"Masih!" > Lembut orangkaya memohon maaf, melambai peluang menuang
kasih > > Begitu selalu; sepasang pengemis tak mau malu >
Hingga ilham merekah; jawab menjadi "Sudah!" > Halus orangkaya
berkata, "Inilah sedekah. > Setarik nyawa, seutas usia, masih
kekayaanmu." > > > > > > > >
/*-----------------*|*------------------*\ > kalo mau promosiin ni
milis, minta buat yang mau join untuk kirim email kosong ke
[EMAIL PROTECTED], kalo mau unsubscribe dari milis
ni, sila kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED],
nah kalo mau tengok-tengok kabar bisa mampir di http://klub-sastra-bentang.blogspot.com >
/*-----------------*|*------------------*\ > Yahoo! Groups
Links > > > > > > >
Love cheap thrills? Enjoy PC-to-Phone calls
to 30+ countries for just 2ยข/min with Yahoo! Messenger with Voice.
/*-----------------*|*------------------*\
kalo mau promosiin ni milis, minta buat yang mau join untuk kirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED], kalo mau unsubscribe dari milis ni, sila kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED], nah kalo mau tengok-tengok kabar bisa mampir di http://klub-sastra-bentang.blogspot.com
/*-----------------*|*------------------*\
YAHOO! GROUPS LINKS
|