> Reseller khan tukang janji, IDNIC yang harus buktiin. Bisa gawat lho!

Memang tidak sederhana jadi reseller domain pak :-). Reseller perlu juga
ditunjang link kontinyu ke server IDNIC, kalau tidak. Kasus lamanya
proses penulisan sebuah domain yg dipesan tetap akan terjadi.

Mungkin kalau ada yg mau jadi reseller perlu menunjukkan linknya lewat
mana saja ke server IDNIC, sehingga komplain domain yg terlambat bisa
dijawab dengan jelas (dari sisi komunikasi data). Selain itu bagaimana
beban terhadap sarana si reseller itu, apakah hanya untuk domain saja atau
juga untuk peruntukan lainnya. 

Tetapi kalau reseller yang dimaksud hanya sekedar mengedarkan formulir
pendaftaran memang amat mudah dan masalah waktu amat tergantung pada
bantuan jasa pos atau courier atau email gratisan :-). Dan modalnya
mungkin kecil hanya biaya amplop dan pos atau biaya akses di warnet-warnet
;-). Kalau bisa akan jadi padat karya bagi pemuda pemudi yang belum dapat
kerja di berbagai kota, begitu.....

Tetapi itu semua terpulang kepada IDNIC sendiri, apakah memang adanya
reseller bisa meningkatkan kinerja servis terhadap peminat ? bila tidak,
ya betul pendapat diatas tsb.

Wass
-marno- 




--
STOP-LANGGANAN: 'unsubscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]
START-LANGGANAN:  'subscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke