ayo kita bahas rame-rame soal etika pers mengutip milis.
saya sendiri masih bingung bagaimana kedudukan milis terhadap media :)
 
beberapa pertimbangan saya (dan silakan untuk didiskusikan bersama, mohon koreksi apabila saya salah):
 
a. Ini etikanya bagaimana ya?
ya itu dia, saya sendiri sedang mencari2. karena di Indonesia belum lama IT menjadi salah satu tajuk berita mendampingi ekonomi dan politik.
 
b. Forum milis kan diskusi utk bahasan2 yg belum final ya?
nah, di media politik dan ekonomi, pembahasan juga selalu belum final. keadaan politik dan ekonomi suatu negara akan berkembang dan terus berkembang, tidak ada finalnya. saya beranggapan bahwa IT pun demikian, masyarakat yang tidak berlangganan milis pun sewajarnya bisa mengetahui perkembangan IT di negaranya, terus dan terus.
 
c. Statement di milis kan bukan Pers Rilis ya?
setuju! tetapi pers pun bukan nyari berita dari rilis belaka. berita itu bisa didapat dari wawancara, statement, pengamatan, dll. kalau dikaji lebih dalam, di dalam milis itu tercakup dua aspek, yaitu statement dan pengamatan.
 
d. Takutnya, kapan2 ada salah paham ke publik gitu.....
mudah2an tidak, karena pers berusaha untuk tidak mengutip statement di milis dari pihak yang kredibilitasnya belum cukup dikenal. kalaupun terpaksanya terjadi kesalahpahaman, maka publik berhak menggunakan jalur yang telah diatur oleh undang-undang, yaitu hak balas berupa surat pembaca, meminta dimuat berita konfirmasi, menuntut media meminta maaf, hingga menuntut ke pengadilan. yang jelas, untuk hal-hal yang sensitif, pers akan menggunakan teknik cover both side. bahkan kredibilitas nara sumber yang melalui e-mail akan selalu di otentifikasi berdasarkan header pengirim.
 
e. Bagaimana ya etika pers-nya di sini menurut forum?
itu yang harus kita kaji bersama. kalau saya sementara ini berpegang pada kenyataan bahwa milis terbuka merupakan milik publik. apabila milis dinyatakan tertutup, maka memang pers tidaklah berhak untuk mengutipnya. tetapi apabila terbuka, maka logikanya siapapun dapat membaca milis tersebut. kalau isi milis tersebut di forward ke milis lain, maka bisa dipastikan yang membaca milis akan lebih jauh dibandingkan dengan yang membaca media (detikcom misalnya).
 
berangkat dari hal diatas, maka saya beranggapan bahwa milis yang terbuka adalah milik publik, lengkap dengan informasinya. informasi milik publik adalah sah untuk dimuat oleh media. apa yang hangat di publik kerap menjadi tajuk media (konsep agenda public dalam manajemen komunikasi), dan sebaliknya, apa yang menjadi tajuk suatu media bisa menjadi pembicaraan di publik (konsep agenda media).
 
yah tentu saja, pemberitaan media tentunya tetap mengacu pada etika dasar jurnalistik, yang antara lain tidak menghasut, tidak sara, demi kepentingan umum, cover both side dan dapat dipercaya.
 
seandainya ada masukan dari rekan-rekan lain, saya akan dengan senang hati berdiskusi. itung2 mematangkan jurnalisme IT di Indonesia.
 
terimakasih.
 
donny b.u.
detikcom
 
 
 
----- Original Message -----
From: Sulis'tp
Sent: Tuesday, March 27, 2001 1:34 PM
Subject: Etika? Re: [idnic] Milis ini dipantau oleh media?

Ini etikanya bagaimana ya?
Forum milis kan diskusi utk bahasan2 yg belum final ya?

Statement di milis kan bukan Pers Rilis ya?
Takutnya, kapan2 ada salah paham ke publik gitu.....

Bagaimana ya etika pers-nya di sini menurut forum?

Sulis'tp

Klik www.bubarkangolkar.com


At 11:49  01/03/27 +0700, you wrote:
>http://www.detik.com/net/2001/03/27/2001327-071538.shtml

IDNIC Ancam Tarik Nama Domain Yang Diperjualbelikan
Reporter: Donny B.U.
detikcom - Jakarta, Otoritas domain .id, IDNIC, mengancam menarik kembali nama domain yang diperjualbelikan. Demikian diungkapkan administrator IDNIC, Budi Rahardjo dalam mailing list (milis) IDNIC, Selasa (27/3/2001).


>- irving
>--
>STOP-LANGGANAN: 'unsubscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]
>START-LANGGANAN:  'subscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]
>
-- STOP-LANGGANAN: 'unsubscribe' ke: [EMAIL PROTECTED] START-LANGGANAN: 'subscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke