Mohon maaf, numpang bandwith yah Mod.

Siapa tahu ada yang berminat.

Terima kasih

Dear Smart Parents,

Dengan misi mencerdaskan konsumen kesehatan Indonesia, Yayasan Orangtua
Peduli (YOP) kali ini akan mengadakan seminar setengah hari Program Edukasi
Orangtua Sehat di Bekasi (PESAT Bekasi).

Dalam  seminar yg dibimbing oleh dr. Purnamawati, SpAK, MMPed dan didukung
oleh WHO,  kita diajak untuk mulai mengenal pengetahuan yang menyeluruh
tentang  kesehatan anak, sebagai bekal orang tua untuk mampu berpikir dan
bertindak  secara rasional dalam melihat masalah kesehatan buah hati
tercinta  kita.

Adapun topik - topik kesehatan anak yg akan di bahas dalam  PESAT Bekasi
beserta jadwalnya adalah sebagai berikut

Sesi 1: 14 Juli 2007 (08:30 ~ 14:00)
Topik 1. Common Problems (Muntah, Diare,  Konstipasi, dll)
Pembicara : dr Purnamawati, SpA(K), MMPed
Diare, muntah, infeksi telinga adalah beberapa penyakit yang sering diderita
anak-anak. Kebanyakan penyakit langganan anak-anak disebabkan oleh infeksi
virus. Sudah tahukah kita tata laksana yang tepat untuk itu? Does my child
really need drugs? Diskusikan di sini.

Topik 2. Seputar Demam
Pembicara : BapakeGhozan
Tuhan menciptakan mekanisme demam, pasti ada maksudnya. Tahukah kita? Kapan
saat yang tepat untuk memberikan obat penurun demam? Agar tak selalu bingung
dan panik ketika anak demam, ikuti penjelasan tentang demam berikut tata
laksana penanganannya.

Topik 3. Resistensi  Antibiotika
Pembicara: dr. Farian Sakinah
Antibiotik adalah obat yang istimewa, mereka membantu tubuh kita melawan
infeksi bakteri. Pemakaian antibiotik yang tepat, dapat menyelamatkan jiwa
saat kita terancam infeksi bakteri yang serius. Ingus anak sudah berwarna
hijau.  Apakah itu pertanda ia perlu diberi antibiotik? "Kalau diresepkan
antibiotik, harus dihabiskan....". Benarkah? Temukan penjelasan tentang
Antibiotika, saat tepat untuk mengkonsumsi dan tata laksana konsumsi
antibiotika, dalam sesi khusus tentang AB ini.

Sesi 2: 28 Juli 2007 (08:30 ~ 14:00)
Topik 1. ASI
Pembicara: Ibu Luluk Lely Soraya & Bapak Hendarwin
ASI adalah makanan terbaik bagi bayi. Mengapa ASI eksklusif 6 bulan? Apa
saja kiat untuk sukses ASI eksklusif? ASI eksklusif dan ibu bekerja.
Mungkinkah?  Apa saja problema seputar ASI dan menyusui? Anda akan menemukan
jawabannya dalam diskusi seru di sesi khusuS ini. Simak juga pengalaman
seorang breastfeeding father.

Topik 2. Kegawatdaruratan
Pembicara: Ibu Lydia Iswara
"Bagaimana nih, anak saya tanpa sengaja terkena air panas!", "tolong, anak
saya jatuh, apa yang harus saya lakukan??" Bagaimana cara penanganan yang
tepat, temukan pada sesi ini.

Topik 3. Tata laksana bayi baru lahir & Bayi Kuning
Pembicara: Bapak Samsul NA
Tes apa saja yang dilakukan oleh dokter pada bayi baru lahir? Perlukah bayi
yang baru saja dilahirkan dimandikan? Bagaimana tata laksana early
latch-on,rooming in? Dll. Apa yang menyebabkan kuning pada bayi baru lahir?
Berbahayakah itu? Apakah tes bilirubin mutlak dilakukan pada setiap bayi
baru lahir? Apakah untuk menghilangkan jaundice in newborn mutlak dilakukan
penyinaran? Diskusikan pada sesi ini

Sesi 3: 25 Agustus 2007 (08:30 ~ 14:00)
Topik 1. TBC pada anak
Pembicara: dr. Arifianto
Flek di paru-paru = TBC, benarkah demikian? Tahukah kita bahwa menegakkan
diagnosa TBC pada anak itu sangat sulit? Diagnose TB yang berlebihan
berkonsekuensi anak harus rutin minum obat anti TBC yang akan berefek pada
hatinya.  Temukan penjelasan yang sebenarnya tentang TBC pada anak pada sesi
ini.

Topik 2. Menilai  pertumbuhan anak
Pembicara: dr. Purnamawati, SpAK, MMPed
Banyak anggapan yg beredar di masyarakat kita bahwa anak kecil yang gemuk
pasti sehat & lucu. Dilain pihak anak yg kurus adalah anak yg kurang gizi &
penyakitan. Bahkan tdk sedikit para ibu yg memiliki anak dg BB langsing
dianggap sbg ibu yg gak becus dalam merawat anak. Betulkah hal  ini ?! Apa
yang dimaksud dengan "constitutional growth delay" dan "variation in the
normal pattern of growth"? Temukan fakta & realitasnya secara jelas. Ikuti
juga pembahasan ttg growth chart & Body Mass Index, fungsi & cara
membacanya.

Topik 3. Common Problems (Batuk, Common colds)
Pembicara: dr. Indra
Common colds (batuk dan pilek) adalah kebanyakan penyakit langganan
anak-anak disebabkan oleh infeksi virus. Sudah tahukah kita tata laksana
yang tepat untuk itu? Does my child really need drugs? Diskusikan di sini.

Sesi  4: 8 September 2007 (08:30 ~ 14:00)
Topik 1. MPASI
Pembicara: Ibu Listi Dian R.
Bagaimana sih cara yang paling baik untuk memperkenalkan makanan padat?
Bingung, anak GTM (Gerakan Tutup Mulut)? Pusing karena anak sedikit atau
susah sekali minum susu? Seperti apa konsep pemberian makan yang baik pada
anak? Bagaimana menerjemahkan piramida makanan dalam pola makan anak
sehari-hari? Temukan kiatnya dalam sesi ini

Topik 2. Imunisasi
Pembicara: Ibu Lita Mariana
Apakah perlu imunisasi? Apa itu imunisasi? Apakah imunisasi memberikan
proteksi terhadap berbagai infeksi? Apa itu imunisasi simultan, cacth up?
Adakah bahaya dan efek samping imunisasi? Apakah bahaya tersebut lebih besar
dari kegunaannya? Tuntaskan keinginan tahu dengan menyimak dan berdiskusi
pada sesi ini.

Topik 3. Penggunaan Obat Secara Rasional
Pembicara: dr Purnamawati, SpAK, MMPed
Kenapa harus menggunakkan obat secara rasional? Bukankah dokter telah
meresepkan yang terbaik untuk pasiennya? Apakah semua gejala penyakit
membutuhkan obat? (a pill for an ill?) Bagaimana dengan risk and benefit
pada obat?
Jangan lewatkan sesi ini untuk mengenal lebih dalam menggunakan obat secara
rasional.

LOKASI PESAT BEKASI
Sesi 1 : Islamic Center Bekasi (depan Metropolitan Mall Bekasi), ruang
Muzdalifah
Sesi 2 s.d. 4 : Tunggu konfirmasi selanjutnya

JADWAL PESAT BEKASI
 Pendaftaran : 3 Juni 2007 s.d. 13 Juni 2007 atau hingga kuota terpenuhi
Konfirmasi Peserta : 14 - 15 Juni 2007
Pembayaran : 16 - 30 Juni 2007

MEKANISME PENDAFTARAN PESAT BEKASI
Media pendaftaran :
e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
fax: +62215227292, attn Listi
Subyek: Pendaftaran Pesat Bekasi

Calon peserta diharapkan mengisi dan mengirimkan formulir pendaftaran di
bawah ini:
Nama Lengkap: (diisi untuk peserta perseorangan)
Nama Lengkap Suami & Istri: (diisi untuk peserta berpasangan/ pasutri)
Status: Belum menikah/Menikah
Alamat:
Nomor telepon/Hp yg mudah dihubungi:
Email yg aktif di gunakan: (untuk mengingatkan peserta)
Jumlah Anak:
Usia Anak:
Paket yang diikuti : Seluruh paket/Lepasan (sebutkan sesi yang akan diikuti)

Perhatian: Bagi calon peserta yg memiliki kemudahan akses internet,
diharapkan dengan sangat untuk mendaftar melalui email. Pendaftaran melalui
milis tidak dilayani

BIAYA PESAT BEKASI
Ada 4 tipe peserta yang ditawarkan dalam PESAT BEKASI untuk 4 sesi yang
diselenggarakan
Peserta perorangan dengan keikutsertaan keseluruhan
paket                       : Rp. 200.000,00 (dua ratus ribu rupiah) per
orang
Peserta pasangan suami - istri dengan keikutsertaan keseluruhan paket      :
Rp. 360.000,00 (tiga ratus enam puluh ribu rupiah) per pasangan
Peserta perorangan dengan keikutsertaan per sesi
(lepasan)                       : Rp. 60.000.00 (enam puluh ribu rupiah) per
orang per sesi
Peserta pasangan suami - istri dengan keikutsertaan per sesi (lepasan)     :
Rp. 110.000,00 (seratus sepuluh ribu rupiah) per pasangan per sesi

** Biaya tersebut akan digunakan sebagai pengganti biaya penggandaan
makalah, konsumsi dan seminar kit.

MEKANISME PEMBAYARAN
Pembayaran dilakukan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan di atas dan
dilakukan SETELAH mendapat konfirmasi pendaftaran dari e-mail
[EMAIL PROTECTED]


Pembayaran dilakukan dengan cara transfer rekening ke nomor rekening di
bawah ini:
Bank Mandiri cabang JABABEKA ruko Roxy
a/n : Lia Yuliandha Wulandari
a/c : 156-00-0014180-6
Konfirmasi pembayaran : 0815 189 68 54 (Lia)

Bank BNI cabang tanjung Priok
a/n : Lia Yuliandha Wulandari
a/c : 00-2938-1721
Konfirmasi pembayaran : 0815 189 68 54 (Lia)

Bank BCA cabang Pasar Baru Subang
a/n : Ira Indriani,
a/c : 3670024091
Konfirmasi pembayaran : 0813 156 30832 (Ira)

Konfirmasi pembayaran dapat dikirimkan melalui (salah satu):
Fax: (021) 522 7292 (Listi) (copy bukti transfer)
SMS: 0815 189 68 54 (Lia), 0813 156 30832 (Ira)
Email: [EMAIL PROTECTED]
Dalam konfirmasi, cantumkan nama peserta, transfer Bank, nama Bank dan No.
Rek., jumlah (Rp) dan tanggal transfer)

Perhatian: Apabila tidak menggunakan rekening sendiri, dimohon untuk
mencantumkan nama lengkap calon peserta.

Dimohon dengan sangat untuk memperhatikan dan mengikuti batasan-batasan
waktu pendaftaran dan pembayaran. Diluar waktu dan contact person yang telah
ditentukan di atas, semua pendaftaran dan pembayaran akan dianggap tidak sah
dan tidak akan diterima panitia.

Pertanyaan mengenai teknis dan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi
panitia di Email: [EMAIL PROTECTED] atau HP 0812 182 3105 (Listi)

Salam Sehat,
Panitia PESAT Bekasi



Beberapa testimoni :

Sama kayak Mba Ani... ikutan SEHAT pas Nadia dah setahun lebih, Nadia
udah sempet jadi korban 'resep puyer' dokter macem-macem vitamin
batuk pilek ke dokter wah macem2 lah pokoknya...

Ikutan PESAT kemaren biarpun sambil di sambi jadi panitia
dengerinnya, tapi bikin aku tambah mantab (pake 'b' hehehehe) untuk
nerapin ilmu Sehat di rumah... gak usah muluk-muluk dech mulai dari
rumah dulu, ke sodara, temen kantor baru rembetean kesana kemari
heheheheh... Dah ada satu sodara aku yang ikutan disini orang BEkasi

Yuk bantu Bunda dr. Wati, dokter-dokter lain , SP's buat nyebarin
ilmu yang kita dapet.. gak bisa ajak ke PESAT masih bisa kasih print-
printan dari website kok... terbukti di rumah manjur hehehehehe

Diana


Dear Mbak Yohana dan SP,

Mumpung lagi gak bouncing, ikutan posting akh .. ( dah lama juga gak posting
nih .... )...
Apa kabar semua ? Dok, kangen nih sama milis ...(^_^)

Mbak Yohana, sama persis pengalamannya sama saya.
Cuma mbak masih beruntung, ikut Pesat saat belum punya anak.
Kalo saya, ikutan Pesat saat Daffa udah umur 2 tahun ... makanya dari sesi
1, tiap pulang selalu nangis bombay .. menangisi kebodohan diri sendiri
karena telah 2 tahun "meracuni" Daffa ..... sayang suami gak ikut, karena
saat itu suami masih bolak balik tugas keluar Jakarta.
Problem pertama saya untuk aplikasi adalah omanya Daffa...hehehe
Beliau yang selalu semangat mendaftarkan Daffa ke dokter ....padahal
panasnya baru 1 jam yang lalu.
Alhasil, Omanya Daffa ikutan pesat. Sukses, seperti harapan saya, beliau
langsung bisa "menerima" dan malahan jadi duta Sehat di kompleks, bagi2
artikel dll.
Langkah selanjutnya, seluruh adik saya, kakak saya termasuk ipar ipar, baik
yang di jakarta dan di bandung .. semua saya suruh ikut pesat ...hehehe
Jadilah kami sekeluarga besar, sudah punya pedoman yang sama. Alhamdulillah.
Sekarang tinggal gimana membantu YOP untuk terus menggulirkan bola salju
supaya semakin besar.
Untungnya sampai saat ini Daffa, ayahnya, omanya, terus mendukung aktivitas
aku di sini .....
Ayo ayo deh, pada ikutan pesat ...
ayo ayo dong .... bergandengan tangan menggulirkan bola salju ....

salam sehat,
Ani


Mba makasie sharingnya ...
Bikin aku t'motivasi niy buwat ngajak suami ikutan PESAT.
Tapi krn masih lama, utk sementara aku coba lagi bawain artikel/sharenya
SP's di sini dulu kali yaa.
Biar sukses di baca ampe tuntas, bacanya sambil aku pijit-2in klo anak-2 dah
pada tidur.
Sekalian lagi smangat mo bikin seneng suami yg slama ini sudah
'terbengkalai' gara-2 'banyak mainan' di rumah, biar hubungan tambah
harmonis lagi (duuh jadi kebawa share yg subyeknya : suami yang terbengkalai
was Re: [sehat] Re: Jatuh cinta dengan amat sangat ke anak => 6 bulan).
SEHAT emang TE-O-PE banget deh ga cuman kesehatan aja yg dibahas, masalah
apapun ada di sini (klo kata orang sunda mah SAGALA AYA).

Maaf oot ya SP's.

Lely
Nayrazleen mothers (8 & 28 months)


Assalamu'alaikum

hmmmm........
idem, smp hr ini tiap mlm bahasannya bunda..... trs,
untung saya ga cemburuan :) abs suami muji2 bunda wati trs.......
alhamdulillah meskipun dibela2in dr jkt kt b-2 bersyukur bgt ikt pesat kmrn,
oyah makasih mbak luluk pinjeman breast pump-nya, buat panitia jg, maaf yah
buat panitia, ngelanggar larangan bw syauqiku....

maw curhat ney, maaf klo menuh2in inbox, syauqiku dibw ke bgr karena mbaknya
batpil jd drpd kt batal ikt pesatnya yauda dibawa ajah biar ga ketularan, tp
mungkin telat, pas plg pesat hr ke-2 (sorry ngabur duluan) mlmnya syauqi
mulai muntah ngeluarin dahak/lendir (maaf rd jorok) mulai deh kt lgs buka
semua guideline yg di print (padahal jam 2-an pagi!!) comon problems in
paediatric klo ga salah, paginya (senin) berhub masey bingung telp deh
bapake ghozan (yg dah di kantor dan maw meeting, padahl km b-2 masey d rmh
dan lom mandi :) what a life!!)
makasey yah mas..........
senin sore plg kantor syauqi demam smp 38 C kebetulan mamaku br aja dtg maw
dikash obat wah lgs deh di gelar tuh guide line klo belum perlu dikasey
obat.....
pagi td ditinggal kantor Alhamdulillah dah 37 C (tp anaknya sey riang
gembira ajah jd ga kuatir)
alhamdulilllah sekrg sudah bnyk tercerahkan,
klo blm ikut pesat mgkn dah lari bw anak ke UGD krn sy dan suami tuh
parno-an jd apa2 ke dokter.....
sekarang ga lg... alhamdulillah dah lebiiiih rasional, bunda makasih yah (jd
pgn nangis)
sebagai motornya "sehat" semoga semakin tercerahkannya km untuk hidup yang
lebih rasional bs jadi tambahan "tabungan pahala" bunda, untuk ilmu yg
manfaatnya, hiks!!!!
 oyah buat Sps yg lain tentunya buat responnya atas email saya yg isinya kdg
sepele bgt, dan tentunya bapake ghozan, mas jgn bosen yah ma pertanyaan2 kt

wass.

widya
ummu syauqi
yang seneeeeeng bgt berhasil ngelarang org d rmh minum antibiotik wkt pilek,
meskipun hrs dengan ngeprint se-gambrenk


Dear all...

Namaku Cucu Asmawati...aku peserta pasif milis sehat dari 2 tahun
lalu. Dari dulu udah nunggu pengen ikutan PESAT, dan Alhamdulillah
sudah terlaksana dengan ikut PESAT Bogor yang lalu. Sama kaya Yohana,
awalnya ga pede juga karena aku juga belum punya anak, tapi dengan
prinsip lebih baik tahu ilmunya dulu, aku memutuskan untuk ikut PESAT
Bogor. Sebenarnya pengen ajak suami juga untuk ikut, tapi karena acara
PESAT Bogor hari Sabtu and suamiku ada jadwal ngajar hari itu,
akhirnya aku ikut sendirian and suami baru aku kasih makalah2 dari
pembicara saja untuk pengetahuan awal.

Seperti kata Bunda Wati, yang penting setelah ikutan milis sehat atau
PESAT adalah bagaimana menularkan ilmu itu dan mengamalkannya.
Nah...selama ini aku mencoba untuk menularkan ilmu dari milis ke
keluarga dan temen sekantor...cuma, sama kaya pengalaman anggota milis
lainnya yang suka curhat, lingkungan dengan budaya yang sudah mengakar
 sangat sulit untuk dirubah. Tapi aku ga patah semangat koq, aku tetep
coba nularin ilmu dengan bagi2 data dari milis sehat ke keluarga dan
temen2ku biar jadi konsumen kesehatan yang bijak. Dan mendengar
sharing Yohana yang bisa merubah pola pikir ibu mertua dan suami
dengan mengajak ikut PESAT, aku jadi menantikan PESAT berikutnya untuk
 ajak suami, ibu dan mertuaku untuk ikutan juga, hehehe....

Mudah2an booster PESAT Bogor cepat terlaksana yah...Amiiin...

Oh ya, untuk Mbak Kurnia (yang nilainya selalu bagus di kuis PESAT
Bogor niiih...) selamat melahirkan yah Mbak, semoga lancar semua dan
ilmu2nya bisa diaplikasikan. Amiiin....

Sekian dulu sharingku, maaf klo ada yg ga berkenan.

Rgds,
Cucu Asmawati


Milis SEHAT Groupmau share ni ttg PESAT Bogor yg baru aja usai

awalnya saya nggak PD ikutan PESAT ni, alasan sedikit klise, karena belum
punya anak (hehehe) sampe tanya ke panitia, kalo belum pny anak bole ga
ikutan, ternyata boleh (yang di Jakarta malah banyak single yang dah pada
ikutan PESAT ya?)

tantangan kedua datang dari suami, ya balik lagi, karena kami belum punya
anak, jadi suami juga berpendapat bahwa, ikutan PESAT-nya nanti aja kalo dah
mau praktek (hehehe) tapi dengan sedikit pemaksaan, akhirnya suami tercinta
bersedia juga ikutan, awalnya emang cuma nemenin ... tapi akhirnya lumayan
excited juga tu dia ...

setelah sesi 1 & 2, yang banyak bahas tentang RUD, AB, demam, tumbuh
kembang, suami mulai aware soal konsumsi antiobiotika, karena memang di
rumahnya yang namanya minum amoxicilin dan thyampenicol tu dah kaya kita
makan permen aja, sakit tenggorokan sedikit amox, panas - amox, sakit perut
thyam ... bahkan setelah saya print artikel di milis tentang AB, hal ini
masih terjadi loh - wihhh lumayan ngeri, sebagai orang yg ga begitu familiar
dengan dunia farmasi, mungkin karena versi generik dari obat2 itu lumayan
murah ya ... dari pada ke dokter, paling juga cuma dikasih obat gituan, dan
berdasarkan pengalaman, emang setelah minum AB tu rata2 berkurang sakitnya
terus sembuh (krn emang dah waktunya sembuh ya ...)

sampailah kabar tentang kelirumologi AB melalui suami ke mertua, kebetulan
ibu mertua dulunya bidan. langsunglah terjadi perdebatan sengit masalah RUD
dan terutama tata laksana demam ... "jadi kalo anak demam didiemin aja gitu?
(saya bilang sambil observasi dan ngikutin tata laksana penanganan demam)
kalo demam tu pasti ada infeksi, wah ... ya bisa-bisa keburu klenger ...
kalo anak sakit itu harus segera dikasih obat, biar cepet sembuh ...!!!"
dlsb. (kami yang memang belum pernah punya anak ya cuma berusaha nginget
materi PESAT aja .. sambil kadang senyum kecut karena ilmunya masih bisa
dibantah ... hiks) akhirnya sampai pada kesimpulan bahwa kalo ibu mertua
ikut, beliau pasti akan mendebat dengan seru dr. Wati (waks ...)

saya dan suami aga khawatir juga, gimana kalo sampe terjadi ketidaksinkronan
antara kami dengan mama (ibu mertua saya) masalah pengasuhan anak kami
kelak, akhirnya kita ambil keputusan untuk ajak mama ke PESAT, biar langsung
bisa berhadapan dengan ahlinya.

kaget jg ni, pas presentasi dan sesi tanya jawab ternyata beliau seperti
tersihir oleh khariswa dr. Wati, sampe jadi speechless ... hehehe ...
senangnya hati ini, sampe nyuruh nanya2 segala (lha ... saya kan belum pny
conto kasus, jadi belum kebayang nie ...mo nanya apa ) sampe akhirnya beliau
menyatakan kekagumannya dengan PESAT, sebagai suatu kegiatan yang sangat
berguna dan beliau mengakui bahwa ilmu yang dimilikinya memang sudah sangat
tertinggal dan sudah tidak sesuai lagi sehingga perlu ikut acara seperti itu
untuk meng-up date ilmunya.

to dr. Wati, Dok ... fans-nya nambah satu lg nie ... kemaren pulang dari
Bogor ga abis2 ngomongin dr. Wati (sisi positif tentunya) dan kesedihan yang
dirasakan karena kemarin sempet denger katanya dr. Wati mau mundur teratur
untuk kasih kesempatan smart parents berkembang (we ... baru 2x ketemu dah
ngefans berat begini).

untuk SP yang belum ikut PESAT, saya amat sangat merekomendasikan (emang
saya siapa ya ...hehehe) apalagi untuk calon pengantin atau pengantin baru,
paling tidak untuk menyamakan persepsi dengan pasangan, lebih baik lagi kalo
bisa ajak keluarga besar (orang tua kita, atau yang nantinya akan bantu
dalam pengasuhan anak) karena dari banyak materi, dukungan dari orang
sekitar tu penting banget.

panjang bgt ya ... hehehe
maaf kalo banyak yg ga penting, semoga bisa nambah motivasi SP yang belum
ikutan PESAT & mudah2an ga sekedar menuh2in inbox.

love
-yohanna-


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke