Pak BR,

Ada sesuatu yang aneh disini. Apakah Rapin ini pengacara TAP atau khusus
ditunjuk oleh APJII untuk masalah ccTLD ini?
Penyebabnya saya bilang aneh, data yang saya terima juga menyebut nama Rapin
2 kali, yakni seorang Rapin sebagai penasehat pribadi S.D. yang waktu itu
menyarankan bahwa waktunya sudah tepat untuk menkominfo masuk
"menyelamatkan" ccTLD .id, dan sebelumnya seorang Rapin yang menyarankan
bahwa untuk mendapatkan dana segar, PosTel harus bermain di internet.
Karena data yang saya dapat tidak menyebutkan nama belakang, memang tidak
dapat diketahui apakah ini memang Rapin yang sama, tapi kalau ini Rapin yang
sama, bukankah konfigurasi permainan ini menjadi sangat rumit?


salam,

Irwan Effendi
----- Original Message -----
From: "Budi Rahardjo" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Friday, October 21, 2005 7:18 AM
Subject: [ccTLD-ID] mempertanyakan independensi media dan ICTwatch?


> Saya sedih membaca tulisan di detikinet ini:
>
http://www.detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2005/bulan/10/tgl/20/tim
e/1202/idnews/465132/idkanal/399
> Mispersepsi Penyerahan Mandat Pengelolaan .ID
>
> Beberapa hal yang membuat saya sedih:
>
>
>    1. Meski tidak kenal secara pribadi dengan dalam, saya kenal Rapin,
>    penulis dari artikel tersebut. Rapin juga menjadi kuasa hukum APJII
>    yang berseteru dalam pengelolaan domain dengan saya. Tadinya saya
>    beranggapan bahwa Rapin sekedar sebagai seorang profesional yang
>    menjalankan tugasnya sebagai kuasa hukum. Saya hargai dia sebagai
>    seorang profesional. Tidak ada masalah pribadi saya dengan dia.
>    Namun, tulisan di atas itu membuat saya membuat saya berpikir ulang.
>    Tulisan tersebut nampaknya merupakan tulisan pribadi. Mungkin memang
>    Rapin sependapat dan sehati dengan pemikiran APJII. Ah. Tentu saja
>    sah seseorang memiliki pendapat pribadi yang berbeda dengan kita.
>    Hanya saya merasa sedih saja karena kehilangan kepercayaan kepada
>    seseorang.
>
>    2. Yang kedua, dalam tulisan tersebut dikatakan bahwa Rapin
>    merupakan pendiri dan pengurus ICTwatch. Di artikel tersebut tidak
>    dituliskan bahwa Rapin adalah kuasa hukum APJII dalam kasus
>    sengketa domain. Saya sedih karena berarti ICTwatch sudah
>    mengambil sisi (take side). Seharusnya ICTwatch adalah sebuah
>    lembaga yang independen. Saya pun tidak ingin ICTwatch mengambil
>    sisi saya, karena itu berarti ICTwatch mengambil sisi juga. Hilang
>    sudah kepercayaan saya terhadap independensi ICTwatch.
>
>
> Ah, saya harus bisa menerima kehilangan kepercayaan ini.
> Teguhkan hati ...
>
> -- budi
>
> --------------------------------------------------------------------------
-
> Untuk unsubscribe: kirim e-mail ke <[EMAIL PROTECTED]>
> dengan Subject: unsubscribe
> --------------------------------------------------------------------------
-
>
>

---------------------------------------------------------------------------
Untuk unsubscribe: kirim e-mail ke <[EMAIL PROTECTED]> 
dengan Subject: unsubscribe
---------------------------------------------------------------------------

Kirim email ke