Dari Amrik ke Dubai... :D Sambil melirik ke Bung Kresna, Bung Omar dkk utk minta komentar. :puke
Cheers Danny Ganteng & Baek Hati ====================================================================== Calon Bos Baru Liverpool dari Dubai Setelah Gillet Jr-Hicks Terbelit Utang MERSEYSIDE - Liverpool sangat mungkin bakal berpindah-tangan lagi. Spekulasi itu muncul setelah duet owner anyar The Reds (julukan Liverpool), George Gillett Jr dan Tom Hicks, dilaporkan mulai mengacungkan bendera putih alias tanda menyerah. Duo pemilik klub asal Amerika Serikat tersebut tak bisa mengelak dari lilitan problem finansial gara-gara tak mampu menyediakan dana untuk membayar utang sebesar 350 juta pounds (sekitar Rp 6,6 triliun) kepada Royal Bank of Scotland (RBS). Uang sebanyak itu dipakai duo asal AS tersebut untuk membeli saham kepemilikan Liverpool, awal 2007. Menurut The Guardian dan The Observer, duo pemilik asal Amerika Serikat itu sudah kehabisan akal untuk melunasi tunggakan karena sudah terlalu mepet. Pasalnya, batas tenggang pelunasan tersebut jatuh tempo akhir Februari nanti. Sebagai solusinya, mau tidak mau mereka harus melepaskan saham kepemilikannya kepada pihak lain. Dan, di antara sekian investor, Dubai International Capital (DIC), tampaknya, paling serius men-take-over saham kepemilikan Liverpool dari pemilik sebelumnya. Menurut sumber yang sama, kabarnya, DIC bersedia menyiapkan dana segar 500 juta pounds (Rp 9,5 triliun) untuk mengambil alih. Proses take-over itu kemungkinan bakal dilakukan akhir bulan ini. Sebenarnya, bendera DIC sudah berkibar cukup kencang saat hendak berencana mengakuisisi saham The Reds tahun lalu. Tapi, entah kenapa, pemilik sebelumnya, termasuk Chief Executive Rick Parry, lebih suka melepas sahamnya kepada Gillett dan Hicks daripada kepada DIC. DIC dipimpin oleh taipan asal Uni Emirat Arab yang dikenal juga sebagai salah seorang fans berat Liverpool, Sameer Al Ansari. Berbeda dengan duo pemilik AS yang lebih mengandalkan dana pinjaman, DIC disokong dana yang tak terbatas. Jadi, tak tertutup kemungkinan proyek pembuatan stadion baru serta rencana pembelian amunisi anyar bakal terwujud. Kalau rencana tersebut berjalan sesuai dengan rencana, manajer Liverpool Rafael Benitez kemungkinan bakal tersenyum senang. Sebab, keinginannya untuk belanja amunisi anyar bisa terwujud. Tapi, menurut rumor, kalau jadi berkuasa, DIC lebih suka merekrut Jose Mourinho sebagai manajer. Rumor itu membuat Rafa (sapaan Benitez) semakin terancam. Apalagi, prestasi Liverpool tak kunjung meyakinkan. Pada perebutan mahkota Premier League, Liverpool semakin tertinggal jauh dari Manchester United, Arsenal, maupun Chelsea. The Reds juga terancam gagal mengangkat trofi Piala FA setelah ditahan imbang Luton 1-1 pada babak 32 Besar. Praktis, satu-satunya harapan yang mampu menyelamatkan Rafa adalah mempersembahkan trofi Liga Champions musim ini seperti yang dia lakukan dua musim lalu. (roq/ttg) www.jawapos.com
