http://www.tribunkaltim.com/read/artikel/3697
 Mari Menulis di Blog
    TRIBUNKALTIM/ M WIKAN H
 Minggu, 17 Agustus 2008 | 01:04 WIB

DULU buku harian atau yang biasa disebut diary menjadi tempat curahan hati.
Tapi, era digital informasi sekarang ini dengan perkembangan teknologi
informasi, diary sudah terbilang jadul alias jaman dulu. Kini, curhat, keluh
kesah hingga luapan ide punya tempat yang lain yang bersentuhan dengan
teknologi informasi.

Web log atau yang biasa disebut blog menjadi pilihan orang untuk
mengapresiasikan diri. Meski blog dan diary tidak bisa disamakan, karena
diary mempunyai romansa yang berbeda dengan blog, tapi blog adalah cara baru
untuk mengekpresikan diri.

Blog yang pertama kali muncul tahun 2002  dan segera berkembang dengan
pesat. Di Kalimantan Timur, sudah banyak bermunculan blogger--sebutan untuk
para pemilik blog-- dalam waktu yang tidak lama berselang. Menurut Suwito
Pomalingo, Ketua Komunitas Blogger Balikpapan, sebenarnya sejak sekitar
tahun 2003 telah mulai bermunculan blogger. "Hanya semuanya masih
sendiri-sendiri," kata pemilik http://suwito.web.id ini.

Latar belakang blogger juga sangat bervariasi, mulai dari mahasiswa, dokter,
praktisi IT, guru, karyawan hingga ibu rumahtangga. Tidak ada perbedaan
gender soal blog. "Mungkin memang banyak blogger pria, tetapi justru yang
rutin meng-update kebanyakan malah para wanita," kata pria yang sementara
ini berada di Sangatta, Kutai Timur ini.

Hal senada juga dituturkan Rusli. Pria yang dalam blognya menggunakan nama
http://daengrusle.com ini tergabung dalam Mahakam Blogger. Di komunitas
blogger ini juga sangat bervariasi latar belakang para bloggernya. Di Kaltim
ada juga komunitas blogger lainnya yaitu Kaltim Bloggers Bersatu.

Tulisan di dalam blog juga sangat bervariasi, mulai dari cerita-cerita
pribadi, impian yang belum terlaksana, hingga berbagi aneka informasi. Fajar
Rudy Qimindra misalnya. Meski baru tahun 2007 berkenalan dengan blog, tapi
pria yang berprofesi dokter ini terus aktif menulis di blognya. Bahkan
akhirnya Fajar memilih memiliki dua blog berbayar, www.FajarQimi.com dan
www.KonsultasiKesehatan.net.

Blog berbayar kemudian menjadi pilihan untuk membuat blog menjadi lebih
personal dan mencerminkan pribadi pemiliknya karena banyak kreasi yang
dilakukan. "Dalam beberapa hal seperti pengaturan, misalnya agak lambat
untuk blog gratis. Kreasinya juga lebih terbatas," kata Suwito.

Namun sebagai langkah awal, menurut Alfa Malik, penggagas Blogger
Balikpapan, blog gratis sudah cukup baik untuk memuaskan hobi menulis. Tanpa
harus terjebak dengan media mainstream, blog juga melatih bersikap kritis,
begitu kata Rusli. Jadi, mari mulai menulis untuk membuat dan berbagi
semangat baru. *(cpk) *

 Print <javascript:void(0)> Email <javascript:void(0)>


-- 
salama'

daengrusle
http://daengrusle.com

"Which is it, of the favors of your Lord, that ye deny?"
(QS. Ar-Rahmaan)

Kirim email ke