Rekan2,
Tadi saya cari2 hubungan antara soft drink dan calcium, dan ini yang
saya dapat :
dari www.askdrsears.com, dalam artikelnya Care About Your Calcium :
"Soft drinks that contain citric and phosphoric acid can decrease the
absorption of calcium. A 12-ounce cola may rob the body of 100
milligrams of calcium."
Dan dari www.webmd.com, dalam tulisan ttg. Caffeine, saya kutip :
The amount of caffeine in some common foods and beverages is as follows:
- Coffee, brewed�40 to 180 milligrams (mg) per cup.
- Coffee, instant�30 to 120 mg per cup.
- Cola and other soft drinks, caffeine-containing�36 to 90 mg per 12
ounces.
Jadi kalo kita minum 1 botol softdrink yang isinya kira2 210cc (7
ounces), berarti kalo dihitung2, kita menghilangkan 58 mg calcium. Juga
berarti kita memasukkan kafein kira2 setengah cangkir kopi.
Nah, orang2 yg. minumnya soft drink melulu setiap hari, mungkin sampai 4
botol, berarti menghilangkan kalsiumnya kira2 232mg. Kalo dia nggak
makan makanan sumber kalsium yg. bisa mengimbangi 'pemborosan' kalsium
ini, ya mungkin tulang akan mudah keropos di usia tua nanti...
Lalu, dari yg. saya dapat ttg. sparkling water, kok sepertinya sama2
berkarbonasi, spt. soft drink lainnya ya Pak Rifqi ? Dari
www.mayoclinic.com : Sparkling water � water containing carbon dioxide
gas either naturally ("natural sparkling water"), or that has this gas
added to it.
Berarti efek gas CO2 nya sama saja dengan kalo minum soft drink ?
Kalo air terdemineralisasi, menurut mayoclinic adalah : Purified water �
water that has been demineralized. It's produced by deionization
(passing it through resins that remove most of the minerals), or by
reverse osmosis (passing it through filters to remove dissolved solids).
Distilled water is also considered
purified water.
Jadi memang tidak bergas, dengan demikian tidak akan 'sparkling' karena
yg. bikin sparkling memang CO2-nya itu.
Mbak Mia, di Jerman kan ada juga yg. tidak sparkling. Kalo Kay malah
terbiasa dengan yg. sparkling, nanti kalo pulang ke Indonesia, ketemu
yg. nggak sparkling, bisa nggak doyan, loh...:-)
Nah, begitulah hasil 'jalan-jalan' saya tadi...
Semoga bermanfaat.
Salam,
Rien.
Rifqi ARIFIN wrote:
>
> > Dear netters,
> Sebenarnya yang disebut sparkling water adalah air alam yang
> mengalami
> proses demineralisasi melalui resin untuk menghilangkan logam2
> berat dan
> mineral2 yang tidak diinginkan, akan tetapi tetap meninggalkan
> mineral2
> yg diperlukan tubuh kita, seperti natrium, kalium, magnesium,
> calsium
> etc. Kemudian diaerasi menggunakan ozon, gunanya untuk membunuh
> bakteri
> dan menghilangkan bau-bauan.
> Hasilnya adalah sparkling water yg dapat langsung kita minum atau
> dicampur untuk membuat juice ataupun soft drinks.
> Sedangkan coca-cola dsb adalah minuman berkarbonasi, yaitu air
> biasa
> ditambah gula, pengawet, essence, dan ditambahkan gas CO2 hingga
> jenuh.
> Efek gas CO2 didalam lambung membuat nafsu makan berkurang, serta
> jika masuk kedalam usus akan menyebabkan penyerapan makanan di usus
>
> halus terganggu, belum lagi efek dari pengawet, essence, dan
> gulanya
> yg relatif tinggi.
> Jadi yg terbaik untuk tubuh kita memang air biasa (air mineral or
> sparkling water).
>
> Wassallam,
> Papa Thia
>
>
>> http://www.indokado.com -> kirim cake & bunga ke 20 kota di Indonesia
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]