mau tanya secara detail apakah ada bedanya 
pada saat wanita mau mengalami haid dengan 
mau mengalami kehamilan? karena saya pernah tanya
hampir sama tanda-tandanya. Kebetulan istri
saya sudah telat 7 hari tapi belum tau apakah
dia mau hamil atau mau haid. soalnya kondisinya sekarang ini
lagi sakit jadi takut makan obat, katanya bisa pengaruh dengan
janin kalau sedang hamil. 

-----Original Message-----
From: Doro Endah [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Friday, April 08, 2005 10:26 AM
To: [email protected]
Subject: RE: [balita-anda] (tanya) tanda awal kehamilan


FYI...



Masa Kehamilan dan Pertumbuhan Janin

Kehamilan dimulai dari proses pembuahan (konsepsi) sampai sebelum janin
lahir. Kehamilan normal berlangsung selama 280 hari (40 minggu atau 9
bulan 7 hari), dihitung mulai dari hari pertama menstruasi terakhir.
Untuk menentukan usia kehamilan dapat digunakan rumus Naegele sebagai
berikut.

Bulan dikurang 3

Tahun ditambah 1

Tanggal ditambah 7

(1 bulan = 30 hari).

Contoh :

Hari pertama haid terakhir dengan siklus normal jatuh pada tanggal 3
Januari 1998. Persalinan diperkirakan terjadi pada tanggal 10 oktober
1998.

Perhitungan tanggal kelahiran dapat juga dilakukan dengan cara, tanggal
ditambah 7 hari, bulan ditambah 9, seperti kehamilan cukup bulan yang
terhitung 9 bulan 7 hari.

Jika Anda lupa hari pertama haid terakhir, dapat dilakukan perhitungan
dengan USG (ultrasonografi/scan ultra sound) beberapa kali pada usia
kehamilan dini.

Masa kehamilan dibagi menjadi tiga trimester, yaitu :

Trimester pertama, dimulai dari proses konsepsi sampai usia kehamilan
tiga bulan,

Trimester Kedua dihitung dari bulan keempat sampai usia kehamilan enam
bulan, dan

Trimester ketiga, dihitung dari bulan ketujuh sampai usia kehamilan
sembilan bulan.

Pertumbuhan dan perkembangan janin dalam kandungan

Proses pematangan telur dipengaruhi oleh hormon. Pada setiap bulannya,
indung telur wanita usia subur akan menghasilkan satu atau dua telur
matang, yang disebut ovum. Sekitar 14 hari sebelum haid akan terjadi
proses pelepasan telur yang matang dari indung telurnya. Proses ini
dinamakan ovulasi. Telur inilah yang siap untuk dibuahi oleh sebuah
sperma. Proses bersatunya inti ovum dan inti sperma disebut konsepsi
(pembuahan), yang merupakan awal dari proses kehamilan. Proses
terjadinya pembuahan sampai pertumbuhan janin diuraikan berikut ini.

Minggu pertama

      Masa haid terakhir selama 5-7 hari. Pada fase ini, seorang wanita
harus memperhatikan tanggal dari hari pertama haid terakhir. Penanggalan
ini akan digunakan untuk menentukan usia kehamilan menurut rumus
Naegele.

Minggu ke-2 dan ke-3

      Minggu ke-2 dan ke-3 merupakan masa subur, jika siklus seseorang
terjadi selama 28-35 hari.

Pada fase ini akan terjadi proses ovulasi dan dilanjutkan dengan
konsepsi di saluran telur. Hasil konsepsi akan berkembang dengan cara
pembelahan sel, mulai dari 1 sel menjadi 2, 4, 8 sampai membentuk
sekelompok sel yang bergerak dari saluran telur menuju rongga rahim.
Kelompok sel ini akan melekat (bernidasi) pada dinding rahim.

Minggu ke-4

      Kelompok sel akan berkembang menjadi embrio kecil dan melekat pada
lapisan dinding rahim.

Minggu ke-5

      Terjadi pembentukan awal embrio (manusia dini) yang sudah memiliki
sistim vaskuler (peredaran darah). Pada fase ini, seorang wanita tidak
akan mengalami menstruasi (haid terhenti). Jika dilakukan uji kehamilan
secara klinis akan diproleh hasil yang positip. Pada fase inipun sudah
terbentuk kantung ketuban yang terdiri dari dua selaput tipis. Selaput
ini berisi air ketuban tempat bayi terapung di dalam rahim. Air ketuban
akan menjaga bayi dari cedera akibat benturan luar selama kehamilan.

Minggu ke-6

      Terbentuk tulang belakang, kepala besar yang mengandung otak
rudimenter, bakal tangan kaki, serta soket untuk mata dan telinga.
Jantung sedang dibentuk, pada USG akan terdengar denyut jantung yang
kuat. Plasenta (ari-ari) tampak lebih besar dari embrio.

Minggu ke-8

      Terjadi pembentukan semua organ besar dan bagian-bagian organ
ginjal. Kelopak mata telah menyatu untuk melindungi kedua matanya.
Hidung, telinga, dan jari-jari mulai terbentuk. Kepala mulai menunduk ke
arah dada. Wajah dan jari-jari sudah berkembang. Embrio tampak seperti
manusia yang meningkat menjadi janin. Pada fase ini sudah terjadi
gerakan janin, tetapi terlalu lembut untuk dapat dirasakan oleh sang
ibu. Panjang janin mencapai 2,5 cm.

Minggu ke-10

      Pada masa ini, kegiatan jantung janin hampir dapat terdeteksi
dengan dengan peralatan yang menggunakan prinsip Doppler ultrasonik.
Sirkulasi darah melalui tali pusat. Jari-jari dan kuku sudah terlihat
dan ukuran kepala masih belum proporsional.

Minggu ke-12

      Daun telinga mulai terbentuk, kelopak mata masih melekat, leher
dan alat kelamin luar mulai terbentuk. Pada masa ini, ginjal janin mulai
berfungsi. Janin sudah lebih aktif, tetapi masih belum dapat dirasakan
oleh sang ibu. Berat ari-ari 6 kali berat janin. Kantung ketuban berisi
sekitar 100 ml air ketuban. Panjang janin sekitar 9 cm.

Minggu ke- 14

      Rasa nyeri payudara sudah hilang. Kulit putting susu dan sekitar
areola akan terlihat lebih gelap. Pada masa ini, perut ibu mulai
bertambah gendut dan sudah terlihat hamil.

Minggu ke- 16

      Alat kelamin luar sudah terbentuk, hidung dan telinga tampak
jelas, kulit merah, rambut mulai tumbuh, dan semua bagian sudah
terbentuk lengkap. Pada masa ini plasenta (ari-ari) sudah terbentuk
sempurna, yang merupakan akar janin untuk tumbuh dan berkembang dengan
baik dalam rahim. Kadang-kadang terjadi gerakan yang tidak teratur. Pada
kehamilan pertama, gerakan semacam ini tidak terasa oleh sang ibu.
Rambut-rambut yang halus (lanugo) mulai tumbuh. Berat janin sama dengan
berat ari-ari. Pembuluh darah terlihat dengan jelas pada kulit janin
yang tipis. Panjang janin mencapai 16-18 cm. 

Minggu ke-20

Kulit makin tebal, rambut kepala mulai tumbuh, rambut halus (lanugo)
mulai tampak. Untuk pertama kalinya, getaran janin mulai dirasakan oleh
sang ibu (seperti kepakan sayap kupu-kupu). Jika tidak merasakan adanya
gerakan janin, jangan khawatir karena kondisi ini tidak selalu terjadi.
Bola dan alis mata sudah tumbuh. Panjang janin sekitar 25 cm.

Minggu ke- 22

      Telinga bagian dalam sempurna. Janin sudah mulai bias mendengar
suara dari luar.

Minggu ke-24

      Kelopak mata terpisah, tumbuh alis dan bulu mata, kulit khas
berkerut-kerut, dan lemak tertumpuk di bagian bawahnya. Kepala besar dan
panjang janin mencapai 30 cm. Jika janin ini lahir, akan berusaha untuk
bernafas, tetapi akan meninggal setelah beberapa jam dilahirkan.

Minggu ke- 28

      Janin dapat mengisap jari. Kulit tipis merah ditutupi lemak yang
disebut verniks. Pertumbuhan kepala mulai lambat, ukurannya sebanding
dengan ukuran tubuhnya . Organ dalam sudah lengkap. Berat janin mencapai
1000 gram. Jika janin ini lahir dapat bertahan hidup dengan perawatan
khusus. Panjang janin mencapai 35 cm. Pada usia 28 minggu, janin masih
leluasa berputar di dalam rahim ibu.

Minggu ke- 32

Janin masih mempunyai cukup ruang untuk berenang bebas dalam air
ketuban, menendang, dan jungkir balik. Sebagian besar, janin akan berada
pada posisi siap lahir, yaitu kepala  di bawah dan kaki di atas. Kulit
janin merah dan keriput. Jika lahir, tampak seperti orang tua kecil
(little old man). Panjang janin mencapai 40-43 cm.

Minggu ke- 34

Cahaya akan tersaring masuk ke dalam rongga rahim. Janin lebih banyak
bergerak dan mata berkembang sepenuhnya.

Minggu ke- 36

Badan menjadi lebih bulat, kerutan di wajah hilang karena lemak menutupi
kulit sekeliling bayi dan menutupi wajahnya. Janin yang dikandung oleh
sebagaian wanita yang hamil untuk pertama kalinya akan mengalami
penurunan, yaitu turunnya kepala ke rongga panggul ( bayi sudah "turun")
Umumnya testis (buah pelir) janin laki-laki sudah turun ke skrotum.
Turunnya buah pelir ini dapat terjadi pula sampai mendekati kelahiran.
Pada masa ini disebut bayi prematur. Panjang janin sekitar 46 centimeter
dan beratnya 2.5 kilogram.

Minggu ke- 38

Tendangan keras berkurang dan kepala janin mulai masuk ke dalam panggul.

Minggu ke- 40

Janin telah berkembang sempurna dan siap lahir. Hari kelahirannya sudah
dekat. Secara umum sebagaian lanugo sudah hilang , tetapi pelindung
verniks masih ada sampai bayi lahir. Umumnya, panjang bayi yang lahir
mencapai 48 - 50 centimeter (ukurang orang Indonesia) dan berat badannya
sekitar 2750 - 3000 gram


Regards,
Doro Endah
Billing QA Support
e-mail: [EMAIL PROTECTED]


AYO GALANG SOLIDARITAS UNTUK MEMBANTU KORBAN MUSIBAH DI ACEH & DAN SUMATERA
UTARA !!!
================
Kirim bunga, http://www.indokado.com
Info balita: http://www.balita-anda.com
Stop berlangganan/unsubscribe dari milis ini, e-mail ke:
[EMAIL PROTECTED]
Peraturan milis, email ke: [EMAIL PROTECTED]

AYO GALANG SOLIDARITAS UNTUK MEMBANTU KORBAN MUSIBAH DI ACEH & DAN SUMATERA 
UTARA !!!
================
Kirim bunga, http://www.indokado.com
Info balita: http://www.balita-anda.com
Stop berlangganan/unsubscribe dari milis ini, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
Peraturan milis, email ke: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke