Kasih Bunda kepada saya, tak terhingga sepanjang masa… Hanya memberi tak harap kembali…
Bagai sang Surya menyinari dunia… Lagu ini, saatku masih kecil dan belum menikah, tiada berarti… Namun… Setelah aku menikah dan memiliki anak, lagu ini menjadi sangat berarti… Saat menikah, setiap malam aku berdoa sampai kadang air mataku menetes… Aku takut… Aku cemas… Aku khawatir… apa yang dialami oleh temanku dan saudaraku terjadi padaku… Aku takut seperti 5 orang sahabatku yang menunggu 10 tahun tapi Tuhan tidak memberi kepercayaan… Aku takut anakku Autis seperti putri saudaraku…Yang hanya mampu berdiri didepan kulkas tanpa dapat membukanya… Aku takut… Aku cemas… Aku khawatir… Saat aku hamil… Aku berjanji akan memjalankan tugas mulia ini tanpa mengeluh, tanpa keluh kesah, tanpa pamrih… Saat dia lahir dan menangis… tangisnya adalah suara malaikat surga bagiku… Saat dia tumbuh dan sulit makan… kutau, Allah percaya pada kesabaranku… Dan saat dia sakit… Aku menangis dan berharap menggantikannya… Ya Allah… Lembutkanlah hati kami berdua, agar selalu ingat bahwa anak kami adalah titipanMu. Ingatkanlah kami selalu bahwa sesulit apapun anak kami, Engkau selalu disisi kami dan memberi kekuatan kepada kami… Ya Allah… Jadikanlah kami, orang tua yang selalu diingat anak kami bahwa tangis, sakit, bahagia mereka adalah tangis, sakit, dan bahagia kami… Agar… Kami selalu bersyukur kepadaMu, setiap putri kami menyanyikan lagu ini…. Kasih Bunda kepada saya, tak terhingga sepanjang masa… Hanya memberi tak harap kembali… Bagai sang Surya menyinari dunia… Sebuah persembahan sipenerima titipan…. Rum…
