Wa'alaikumussalaam warahmatullaahi wabarakaaruh

Ukhti angi yang insya Allah selalu dalam rahmat-Nya. Karena non muslimnya masih
hidup tentu boleh mendo'akannya supaya lekas sembuh. Menjenguk orang
Kafir dinilai maksruh oleh sebagian ulama.  Karena
hal itu secara tidak langsung berarti penghormatan. Namun sebagian ulama 
lainnya berpendapat bahwa menjenguk orang kafir
boleh dilakukan apabila ada harapan agar dia (si sakit) masuk Islam.

Pendapat ini
lebih dekat kepada tindakan Nabi.
Anas bin Malik meriwayatkan, “Bahwasanya ada seorang anak muda Yahudi yang 
pernah menjadi pembantu
Nabi.  Dia sakit.  Lalu Nabi datang menjenguknya.  Kemudian beliau
bersabda “Masuklah Islam!” Maka diapun masuk Islam. Tetapi ukhti
tidak perlu mengucap ajakan untuk masuk Islam. ukhti sudah datang menjenguknya 
ditambah lagi dengan perbuatan baik yang lain, misalnya
mengambil minuman buat dia atau mengupas buah untuknya, dan lain-lain,
itu sungguh luar biasa, tunjukan bahwa muslim itu baik.

Apalagi ditambah dengan do'a agar Allah memberi hidayah kepadanya. Seperti
riwayat berikut ini:

Abu Hurairah berkata,’Aku mengajak
ibuku agar memeluk Islam karena dia termasuk wanita musyrik. Ketika
suatu hari aku mengajaknya, dia mengatakan tentang diri Rasulullah saw
sesuatu yang aku benci. Lalu aku menghadap Rasulullah saw sambil
menangis dan berkata,’Wahai Rasulullah saw, aku telah menyeru ibuku agar 
memeluk Islam, tetapi dia enggan bahkan suatu hari dia mengatai-ngatai
engkau yang aku tidak menyukainya. Oleh sebab itu berdoalah kepada Allah agar 
ibu mendapat petunjuk, lalu nabi berdoa, Allahummahdi umma abi
hurairah- ya Allah berilah petunjuk ibu Abi Hurairah. Lalu aku keluar
merasa gembira dengan doa Beliau’

Setelah Abu Hurairah pulang kemudian ibunya menyambutnya dan
mengucapkan dua kalimah syahadat. Abu Hurairah segera menemui rasulullah saw 
dan menceritakan tentang terijabahinya doa Rasulullah dengan
Islamnya ibu Abu Hurairah (lihat lebih rinci dalam hadits R. Muslim).
Peristiwa ini semakin meyakinkan kita bahwa mendoakan orang kafir yang
masih hidup agar kembali ke jalan yang benar merupakan amalan yang
dicontohkan Rasulullah saw.

Demikian jawaban dari saya, Allahu alam bisawab

________________________________
From: ummu <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Thu, May 6, 2010 1:31:28 PM
Subject: [assunnah] Tanya : Ucapan lekas sembuh kpd non muslim

Assalamu'alaikum,

'afwan begini ikhwah sekalian, teman ana mau menjenguk temannya yg nonmuslim 
apakah boleh mendo'akan dan mengucapkan kepada dia "Semoga Lekas Sembuh"?? dan 
di firman Allah surat al-mumtahanah : 8 dibolehkan utk berbuat baik dan berlaku 
adil terhadap orang2 (kafir) yg tidak memerangimu.
Allah tiada melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap 
orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu 
dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil." 
(Al-Mumtahanah : 8)

mungkin menjenguknya boleh ya tp ucapan semoga lekas sembuhnya bagaimana?? 
apakah pengucapan tersebut sama dg mendo'akannya? ?

Jazakummullah



Kirim email ke