"Be Legal", tema yang sejak bbrp tahun yang lalu disuarakan oleh Awari, tentu maksudnya mengajak, memotivasi, memberikan pencerahan kepada komunitas warnet agar dalam menjalankan usahanya memenuhi kaidah-kaidah hukum yang berlaku, baik yang sifatnya lokal maupun nasional (?). sepengetahuanku, Tidak ada sedikitpun dari Awari baik pengurus, pembina/pengawas mengambil keuntungan dalam hal ini. semuanya demi menjaga agar industri warnet tetap eksis sebagi aset bangsa, bermanfaat dan punya martabat.
Dalam kenyataannya memang bukan hal yang mudah utk legal sedikit, apalagi legal penuh. Banyak kendala yang dihadapi oleh pengusaha warnet untuk hadir sebagai "Warnet Legal" kerena berbenturan antara tuntutan konsumen dan kelayakan permodalan, persaingan usaha yang tidak sehat dll. Tentu hambatan semacam itu tidak menjadi kendala bagi saudara-saudara kita yang berkantong tebal alias memiliki modal yang memadai dan sadar akan manfaat Legalitas. Namun kondisinya akan terbalik jika berhadapan dengan saudara-saudara kita yang punya bakat, niat mandiri dan menciptakan lapangan kerja tapi bermodal pas-pasan, dan bukan jawaban yang BIJAK dan beraroma tidak manuasiawi jika kita meneriakinya "kenapa mau usaha kalau tidak cukup modal !". mereka butuh solusi yang realistis, bukan cacian!!! Kenapa tidak pakai Open source yang bebas bayar?...saya akan menjadi bagian dari deretan orang-orang yang senang, bangga dan bersyukur jika semua komponen di negeri ini menggunakan open source. tapi apa iya, itu jawaban yg tepat bagi industri warnet saat ini ? sayangnya realita berkata lain, bahkan jauh dari angan-angan, kalaupun ada hanya secuil, seperti yang kita saksikan disekitar. Perlu kerja keras untuk mewujudkan "Open source society" utamanya di bidang pendidikan. ok, kita kembali ke masalah Solusi Be Legal. Semua warnet ingin Legal agar merasa tenang dalam menjalankan usahanya namun terhalang oleh kendala yg telah di singgung di atas, logika yg terlalu sederhana. Lantas apa solusinya???, jangan berharap mendapatkan solusi jika syarat "bersatu, saling peduli, saling menghargai" belum benar-benar hadir di komunitas Warnet. bagi Pengurus Awari agar pandai-pandai mendengar suara masyarakat warnet dan bukan memaksakan keinginan, sebaliknya bagi warga Pengusaha warnet agar menghargai usaha saudara-saudara kita yang duduk di Pengurus dan Pembina/pengawas Awari yang telah mengikhlaskan waktu, pikiran bahkan materi demi kelangsungan Komunitas. Lebih dari sepuluh tahun bisnis warnet bagian dari kehidupan saya, yang saat ini saya telah menjalani dunia usaha yang lain. juga sudah banyak rekan-rekan saya seangkatan yang tidak lagi terlibat dalam dunia Warnet ; bangkrut, beralih usaha dll. cukuplah menjadi kenangan yang terlalu mahal untuk dinilai dengan materi. Semoga industri warnet, jangan punah diterpa perubahan zaman dan persaingan yang serakah, cinta diri dan tidak peduli kepada satu sama lain. wass, Agusdaeng Official Web Site : http://www.awari.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

