Dear Mba' Mia dan Mas Basuki serta semuanya yang berkepentingan.... Setelah membaca posting dari rekan-rekan semua, saya merasa bahwa permasalahan ini jika diteruskan tidak akan pernah menemukan titik temu, karena kita melihatnya dari sisi yang berbeda.
Komputer bekas memiliki makna bahwa komputer itu sudah 'bekas' digunakan oleh orang lain dan mereka sudah tidak membutuhkannya lagi, jadi timbullah suatu produk teknologi baru 'komputer bekas' yang masih bisa dimanfaatkan oleh orang lain yang belum sanggup membeli produk teknologi baru 'komputer baru' karena harganya masih selangit untuk taraf ekonomi masyarakat indonesia saat ini. Komputer bekas juga memiliki makna 'komputer sampah' karena komputer tersebut karena sudah terlalu banyak yang tidak mau lagi menggunakannya di negeri asalnya, maka jadilah dia komputer sampah yang harus dicari tempat pembuangannya, dan kebetulan negara kita adalah salah satu negara yang mau berbaik hati menampung sampah-sampah tersebut agar tidak memenuhi tempat pembuangan sampah di negeri asalnya. Sekarang begini saja, dari pada kita memperdebatkan masalah tersebut, apa tidak sebaiknya kita pikirkan bagaimana caranya agar masyarakat kita mampu mendapatkan komputer baru dengan harga komputer bekas atau setidak-tidaknya mampu menggunakan komputer baru tersebut dengan biaya yang tidak memberatkan beban hidupnya??? Bukankah itu akan lebih menyatukan kita, daripada kita ribut-ribut memperdebatkan makna dari komputer bekas atau komputer sampah mana yang terbaik untuk dipilih? :D Caranya bagaimana....??? Misalnya, bagi yang ahli di bidang IT dan punya kelebihan rezki, coba deh dermakan sedikit uangnya untuk membeli komputer baru yang kemudian ditempatkan di tempat-tempat yang bisa diakses oleh umum, sehingga masyarakat bisa menggunakan komputer baru tersebut dengan gratis. Nanti kalau masyarakat sudah terbiasa menggunakan komputer baru dengan layar nan jernih dan speed yang kenceng, pasti mereka akan ogah melirih komputer sampah tersebut, dan mereka akan termotivasi untuk membeli komputer baru, karena mereka telah merasakan bahwa yang baru itu lebih enak dipake dibanding yang 'bekas'. Pengalaman saya pribadi, saya dulu pernah pake komputer bekas, tapi setelah nyobain komputer baru temen, saya jadi ogah pake komputer bekas, karena lemot buangetttt... dan bunyinya super bising :-D Atau bagi yang ahli di bidang bisnis, coba deh buka banyak lapangan kerja sehingga masyarakat kita mampu bekerja dengan penghasilan yang mencukupi untuk membeli komputer baru. Kalau masyarakat kita punya cukup banyak uang, tentu mereka tidak akan mau lagi membeli sampah-sampah dari negara maju tersebut. Atau bagi yang ahli apa saja dan punya banyak uang untuk beli komputer, bantu donk orang-orang yang tidak sanggup beli komputer baru sehingga mereka tidak lari lagi ke komputer sampah karena keterbatasan biaya. Saya pikir inti permasalahannya itu di sini, daya beli masyarakat kita akan gadget teknologi masih rendah, karena taraf ekonomi yang tidak mendukung, dan untuk itu kita tidak perlu mencegah impor barang bekas/sampah itu, toh nanti kalau masyarakat kita sudah makmur dan mampu membeli barang baru, tentu mereka akan menolak barang-barang sampah itu. Dan nanti pemulung-pemulung yang sekarang memungut botol-botol bekas, pasti akan berubah haluan memungut komputer-komputer bekas untuk dijual kembali ke agen daur ulang. Sekian pendapat saya, kalau tidak berkenan mohon dimaafkan. Salam, aroel -- http://khairyan.blogspot.com http://basis-forex.blogspot.com [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/vbOolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Official Web Site : http://www.awari.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

