Proyek IGOS telah lama dicanangkan oleh Kominfo dan telah memulai
langkahnya dengan mengeluarkan Waroeng IGOS.
Sebenarnya Indonesia bisa meningkatkan akselerasi pembangunan ICT
dengan cara bahu-membahu, mengambil keberhasilan Open Community
membangun sistem Linux yang seperti sekarang ini. Sangat jauh berbeda
ketika saya mengalami Linux pada tahun 1995 bila dibandingkan dengan
kemajuan pesat Linux saat ini.

Apa yang diperlukan untuk membangun lompatan / revolusi ICT Indonesia?
Sebagian yang terlintas di benak saya adalah:

1.      Masyarakat ICT Indonesia membutuhan tidak hanya Open Source saja,
melainkan lebih banyak ke arah Open Resource. Kita dapati di Industri
Piranti Lunak istilah: Best Practices.
Berapa banyak waktu yang harus diinvestasikan untuk mempelajari
teknologi baru? Kita memerlukan 'Best practise' orang-orang yang telah
berpengalaman di bidangnya, sehingga kita bisa langsung
melanjutkannya.
Banyak di masyarakat kita kesulitan untuk mendapatkan RoadMap / Path
yang benar dalam mempelajari teknologi, meskipun Internet telah di
'gelar' ,karena memang hasil penelitian bersifat propietary.
Menilik ke konsep bahwa Pengetahuan Milik Semua Orang, kita perlu
men-share pengetahuan / hasil penelitian kita, apapun itu, sekecil
apapun itu.

Apakah kita khawatir mata pencaharian kita berkurang karena competitor
kita mengetahui teknologi yang kita share? Come on ! Kita akan jauh
mendapatkan lapangan pekerjaan jika ICT Indonesia melesat. Berapa
banyak kebutuhan  teknologi di masyarakat, swasta maupun pemerintah
bila semuanya sudah 'melek' ICT.

Hal lain yang muncul di benak saya adalah bagaimana China membangun
jaringan ber bandwith Gigabyte antar Lembaga pendidikan, University.
Mungkin di Indonesia sudah mulai dibangun jaringan antar universitas,
tapi itu saya kira masih kurang. Bayangkan jika jaringan antar
universitas ini minimal berbandwith 100 Mbps saja. Jika jaringan ini
bisa menjadi BackBone network di Indonesia akan sungguh memberikan ke
masyarakat perluasan informasi. Sebagian besar penggunaan Internet di
masyarakat Indonesia ini adalah interaksi di lingkungan lokal, maka
hal terbaik adalah membangun backbone tersebut.

2.      Membangun Open (ICT) Community itu sendiri. Coba kita bayangkan
adanya seperti pam swakarsa (keamanan), wajib militer (militer),
dokter PTT (kesehatan), bagaimana dengan ICT ini? Mungkin sudah
saatnya untuk tiap praktisi ICT menyumbangkan hasil pikirannya.
Sekarang ini sudah banyak Open Community, cuman masih tersebar, perlu
di pool ke suatu wadah dimana menjadi junction / common Information di
Indonesia, meskipun formal ataupun informal.


3.      Pemerintah bisa memberikan iklim kondusif untuk men-drive Open
Resource, Open community ini. Untuk trigger awal Waroeng IGOES sudah
diluncurkan pada event yang cukup tepat. Langkah selanjutnya adalah
memfasilitasi membangun Open Research, dimana hal ini pemerintah bisa
mendapatkan manfaat langsung, yang bisa berupa pembangunan piranti
lunak Open Source untuk kebutuhan pemerintahan, mungkin mirip dengan
pemerintah Perancis.

4.      Sumber Dana ? Sudah saatnya masyarakat kalangan atas / 'the have' ,
yang mempunyai dana lebih [sesuai konsep 'survival of the fittest'],
daripada hanya mencoba me-loundring money-nya, mengapa tidak kita
mulai beramal, membangun negara Indonesia tercinta ini? Cobalah
membuat hidup kita berarti dengan tidak hanya menghamburkan-hamburkan
dana [sebab konsep uang hanyalah gagasan, kadang dalam suatu
perjalanan bisnis, kita tidak tau uang itu pergi kemana, ambil
hikmahnya ketika Soros mengambil uang kita, siapa yang merasa
kehilangan? Soalnya kita tidk tau kalo uang kita telah dicuri]. Mari
kita bangun negara tercinta Ini.

Keuntungan lain dari kita memperkuat Industri ICT ini adalah : kita
bisa menjual teknologi kita ini untuk menggantikan jualan kita yang
sekarang, BBM [ supaya kita nggak perlu jualan BBM lagi].

Jelas tulisan ini masih banyak memerlukan pertimbangan, ada tanggapan ?


-- 
Alpha Bagus Sunggono

http://bagusalfa.blogspot.com




Official Web Site : http://www.awari.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke